
China akan manfaatkan lebih dari 18 miliar meter kubik air nonkonvensional pada 2024

Seorang peneliti menunjukkan air limbah industri dan air daur ulang yang telah diproses di Pusat Penelitian Nasional untuk Teknik dan Teknologi Pengolahan Air Industri di Tianjin, China utara, pada 22 Maret 2023. (Xinhua/Sun Fanyue)
Sumber daya air nonkonvensional jika dimanfaatkan dan dikembangkan dapat meningkatkan pasokan air, mengurangi pembuangan limbah, dan meningkatkan efisiensi penggunaan air, yang berperan penting dalam mengurangi kesenjangan antara pasokan dan permintaan sumber daya air.
Beijing, China (Xinhua) – China menargetkan untuk memanfaatkan lebih dari 18 miliar meter kubik air nonkonvensional tahun ini, sebagai bagian dari upayanya untuk melestarikan sumber daya tersebut, menurut Kementerian Sumber Daya Air China.
Foto yang diabadikan pada 4 Januari 2024 ini menunjukkan Air Terjun Nuorilang yang membeku di Taman Nasional Jiuzhaigou, Provinsi Sichuan, China barat daya. Sebuah festival pariwisata internasional yang menampilkan air terjun beku dibuka pada Kamis (4/1) di Taman Nasional Jiuzhaigou, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman nasional yang juga dikenal sebagai Lembah Jiuzhai itu memiliki sekitar 20 lokasi wisata dan terkenal dengan sejumlah air terjun yang spektakuler, hutan yang rimbun, danau-danau yang tenang di dataran tinggi, serta formasi bebatuan karst. (Xinhua/Wang Xi)
Foto dari udara yang diabadikan dengan drone pada 16 Januari 2024 ini menunjukkan sejumlah staf sedang mengumpulkan sampah di Danau Dianchi di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya. Kualitas air Danau Dianchi secara keseluruhan terpelihara selama enam tahun berturut-turut sejak mencapai Kelas IV dalam sistem evaluasi lima tingkatan di negara itu untuk pertama kalinya pada 2018. (Xinhua/Hu Chao)
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 25 Oktober 2022 ini menunjukkan taman ekologis air Jiangdong di Wuhu, Provinsi Anhui, China timur. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Wuhu di Provinsi Anhui telah melakukan berbagai upaya terus-menerus untuk memulihkan lingkungan ekologis Sungai Yangtze. Jalur hijau dan platform rekreasi telah dibangun di sepanjang sungai tersebut, sehingga menarik banyak penduduk setempat. (Xinhua/Zhu Zhigang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO: Kematian akibat TBC di dunia menurun 14 persen pada 2015-2019
Indonesia
•
17 Oct 2020

Peneliti China temukan target aksi obat antidiabetes potensial baru
Indonesia
•
08 Aug 2023

China dan ASEAN tingkatkan kerja sama dalam penggunaan teknologi nuklir secara damai
Indonesia
•
03 Oct 2023

Obesitas dan alkohol jadi pemicu utama risiko kanker payudara pada wanita seiring bertambahnya usia
Indonesia
•
30 Mar 2026


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
