PM Kamboja: Dengan stadion yang didanai China, Kamboja selenggarakan SEA Games dengan bangga

Foto yang diabadikan pada 10 Mei 2023 ini memperlihatkan Stadion Nasional Morodok Techo di Phnom Penh, Kamboja. (Xinhua/Van Pov)

Stadion Nasional Morodok Techo yang terletak di pinggiran utara ibu kota Kamboja, Phnom Penh, dibangun oleh China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) dan mulai digunakan sejak Desember 2021.

 

Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) Kamboja Samdech Techo Hun Sen pada Senin (15/5) mengatakan bahwa Stadion Nasional Morodok Techo yang didanai China membuat negara kerajaan itu dapat menyelenggarakan Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) dengan bangga.

Kamboja menjadi tuan rumah SEA Games ke-32 untuk pertama kalinya dalam 64 tahun pada 5-17 Mei, dengan Stadion Nasional Morodok Techo yang berkapasitas 60.000 tempat duduk menjadi venue utama untuk upacara pembukaan dan penutupan resmi serta sejumlah turnamen.

Ajang olahraga multicabang dua tahunan ini diikuti oleh total 10.890 atlet, pelatih, wasit, dan ofisial dari 11 negara Asia Tenggara.

Dalam pidato yang disampaikan pada upacara kelulusan lebih dari 3.000 mahasiswa di Phnom Penh, Hun Sen mengatakan ingin menyampaikan terima kasih kepada China karena telah memberikan stadion besar yang indah sebagai hadiah untuk Kamboja.

Stadion Nasional Morodok Techo
Foto yang diabadikan pada 5 Mei 2023 ini memperlihatkan suasana upacara pembukaan Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) ke-32 di Stadion Nasional Morodok Techo di Phnom Penh, Kamboja. (Xinhua/Ly Lay)

“Stadion ini memberikan Kamboja kesempatan untuk menjadi tuan rumah SEA Games 2023 dengan bangga,” ujarnya.

Terletak di pinggiran utara ibu kota Phnom Penh, stadion yang dibangun oleh China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) ini mulai digunakan sejak Desember 2021.

Vath Chamroeun, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Kamboja, mengatakan stadion tersebut telah mengangkat wibawa serta martabat Kamboja di kancah internasional.

“Stadion ini berdiri sebagai simbol kemitraan kerja sama strategis komprehensif antara Kamboja dan China, serta membuka babak bersejarah baru bagi pengembangan olahraga di Kamboja,” kata Chamroeun kepada Xinhua, seraya menambahkan bahwa “stadion tersebut juga akan menjadi magnet untuk menarik wisatawan mancanegara, khususnya wisatawan China.”

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan