
Trump sebut blokade terhadap Iran tetap berlaku hingga kesepakatan nuklir tercapai

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 19 Februari 2025 ini menunjukkan Selat Hormuz. (Xinhua/Wang Qiang)
AS memberlakukan blokade terhadap Iran di Selat Hormuz setelah perundingan pascagencatan senjata dengan Teheran di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada 11-12 April gagal menghasilkan kesepakatan.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (29/4) mengatakan dirinya akan tetap memberlakukan blokade Angkatan Laut (AL) AS terhadap Iran sampai Teheran menyetujui kesepakatan dengan Washington mengenai program nuklirnya.
"Blokade ini sedikit lebih efektif daripada pengeboman," kata Trump kepada media daring AS, Axios, dalam sebuah wawancara via telepon, seraya menekankan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Presiden AS itu mengeklaim Iran ingin mencapai kesepakatan demi mencabut blokade tersebut.
"Mereka ingin mencapai kesepakatan. Mereka tidak ingin saya mempertahankan blokade itu. Saya tidak mau (mencabut blokade), karena saya tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir," kata Trump.
Untuk saat ini, Trump memandang kelanjutan blokade sebagai sumber utama daya tawarnya, tetapi dia akan mempertimbangkan aksi militer jika Iran tetap tidak menyerah, demikian dilansir Axios.
Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS telah menyiapkan rencana untuk gelombang serangan "singkat dan dahsyat" terhadap Iran dengan harapan dapat memecah kebuntuan negosiasi, menurut laporan Axios, mengutip tiga sumber yang mengetahui hal tersebut.
Seorang sumber senior keamanan Iran, yang dikutip media pemerintah negara itu, Press TV, pada Rabu mengatakan blokade AL AS "akan segera direspons dengan tindakan nyata dan belum pernah terjadi sebelumnya."
Dalam beberapa pertemuan terbaru, termasuk diskusi pada Senin (27/4) dengan pejabat tinggi keamanan di Gedung Putih, Trump memilih untuk terus menekan ekonomi dan ekspor minyak Iran dengan mencegah pengiriman ke dan dari pelabuhan negara tersebut, menurut laporan The Wall Street Journal pada Selasa (28/4).
Trump dilaporkan mengatakan kepada para ajudannya bahwa dirinya tidak akan menerima tawaran tiga tahap dari Iran yang bertujuan membuka kembali Selat Hormuz dan menunda perundingan nuklir untuk negosiasi selanjutnya.
AS memberlakukan blokade terhadap Iran di Selat Hormuz setelah perundingan pascagencatan senjata dengan Teheran di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada 11-12 April gagal menghasilkan kesepakatan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pandora Papers ungkap kekayaan penguasa dunia yang tersembunyi
Indonesia
•
04 Oct 2021

Putin dan Scholz bahas krisis Ukraina via telepon
Indonesia
•
16 Nov 2024

Sebanyak 55 ekor badak dan 2 ekor gajah diburu di Namibia sejak Januari
Indonesia
•
07 Oct 2022

Api membakar gedung parlemen Afrika Selatan di Cape Town
Indonesia
•
02 Jan 2022


Berita Terbaru

Iran minta Houthi tutup Selat Bab el-Mandeb jika AS serang pembangkit listrik
Indonesia
•
17 Jul 2026

Google Play hapus super-app Rusia MAX, pengguna diminta beralih ke domain baru
Indonesia
•
17 Jul 2026

Operasi militer Israel berbuah ancaman, Netanyahu dan keluarganya kini hidup tak tenang
Indonesia
•
17 Jul 2026

Amerika Serikat perketat aturan mahasiswa internasional, masa tinggal kini dibatasi maksimal 4 tahun
Indonesia
•
17 Jul 2026
