Para peneliti temukan spesies tanaman baru di China barat daya

Stauranthera floribunda, yang berarti berbunga banyak, mengacu pada jumlah bunganya yang banyak. (https://phytokeys.pensoft.net/)
Spesies tanaman baru dari famili Gesneriaceae ditemukan di Provinsi Yunnan, China barat daya, dinamakan Stauranthera floribunda, yang berarti berbunga banyak, mengacu pada jumlah bunganya yang banyak.
Beijing, China (Xinhua) – Para peneliti China menemukan spesies tanaman baru dari famili Gesneriaceae di Provinsi Yunnan, China barat daya, demikian menurut Akademi Ilmu Pertanian Tropis China.Temuan yang dibuat oleh para peneliti dari Lembaga Penelitian Tanaman Rempah dan Minuman (Spice and Beverage Research Institute) di bawah naungan akademi tersebut baru-baru ini dipublikasikan di jurnal PhytoKeys.Ketika menyelidiki sumber daya tanaman untuk rempah di Provinsi Yunnan pada 2022, para peneliti menemukan spesies Gesneriaceae yang tidak dikenal di dekat perbatasan China-Vietnam di wilayah Jinping.Dengan membandingkan tanaman tersebut dengan beberapa spesies yang telah diketahui, para peneliti mengonfirmasi bahwa tanaman tersebut merupakan spesies baru dengan karakteristik unik seperti cymes yang lebat dan tidak memiliki taji mahkota.Nama spesies baru tersebut, Stauranthera floribunda, yang berarti berbunga banyak, mengacu pada jumlah bunganya yang banyak.Mengingat spesies baru itu menghadapi risiko kepunahan yang relatif tinggi di alam liar, para peneliti menyarankan agar spesies tersebut didaftarkan sebagai spesies sangat terancam punah (critically endangered) dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

NASA tunda peluncuran misi sains baru ke Mars
Indonesia
•
08 Sep 2024

Lukisan batu kuno ditemukan di China barat laut
Indonesia
•
19 Mar 2025

Studi ungkap kebisingan lingkungan pengaruhi pemilihan pasangan pada hewan
Indonesia
•
13 Aug 2022

Populasi ‘porpoise’ tanpa sirip Yangtze meningkat di Sungai Yangtze, China
Indonesia
•
08 Sep 2024
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
