
Spesies baru Begonia ditemukan di China selatan

Beragam tanaman Begonia di Taman Bunga Nusantara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada 15 Agustus 2019. (Indonesia Window)
Spesies baru Begonia, Begonia pingxiangensis, tumbuh di permukaan batu di bawah hutan pegunungan karst pada ketinggian 320 meter, di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, dan mendapatkan status konservasi sebagai terancam punah (endangered).
Nanning, China (Xinhua/Indonesia Window) – Para peneliti China menemukan spesies baru Begonia di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, menurut Kebun Raya Tropis Xishuangbanna (Xishuangbanna Tropical Botanical Garden/XTBG) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Dalam sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Taiwania, para peneliti melaporkan spesies Begonia yang tidak dikenal yang dikumpulkan di gunung kapur dalam survei lapangan di Kota Pingxiang, Guangxi, pada 2020, dan dibawa untuk dibudidayakan di XTBG.Setelah melakukan pemeriksaan ekstensif dan perbandingan dengan spesies yang sudah dikenal, para peneliti mengonfirmasi bahwa mereka telah menemukan spesies baru. Mereka menamainya Begonia pingxiangensis, merujuk pada asalnya di Pingxiang.Menurut penelitian, daun dan bunga Begonia pingxiangensis memiliki ciri-ciri yang mirip dengan Begonia daxinensis; namun, dapat dibedakan dari bentuk helai daun, ukuran, warna bunga, dan ukuran yang lebih kecil pada bunga jantan (staminate) dan bunga putik (pistillate).Tumbuhan tersebut tumbuh di permukaan batu di bawah hutan pegunungan karst pada ketinggian 320 meter. Para peneliti menilai status konservasi tumbuhan tersebut sebagai ‘terancam punah (endangered)’ berdasarkan Kategori dan Kriteria Daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).Para peneliti itu juga menekankan perlunya investigasi lebih lanjut untuk menentukan distribusi, ukuran populasi dan jumlah individunya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China catat kemajuan dalam penelitian tentang struktur dalam Laut China Selatan
Indonesia
•
19 Jul 2023

China catat peningkatan cakupan vegetasi sejak 2000 hingga 2021
Indonesia
•
04 Aug 2022

Feature – Industri fotovoltaik ciptakan manfaat ekologi dan ekonomi di gurun China barat laut
Indonesia
•
19 Jun 2024

China punya lebih dari 3,5 juta BTS 5G
Indonesia
•
07 Apr 2024


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
