
Pesawat listrik terbang perdana di dekat Tembok Besar Beijing

Foto yang diabadikan dengan drone pada 21 Februari 2024 ini menunjukkan Tembok Besar Badaling yang tertutup salju di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Liu Yu)
Pesawat listrik terbang buatan China dapat digunakan untuk melakukan penerbangan umum dan pelatihan pilot, dan tersedia bagi umum untuk mendapatkan sensasi pengalaman terbang.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah pesawat listrik terbang dengan dua tempat duduk berhasil menyelesaikan penerbangan perdananya pada Senin (23/9) di Bandar Udara Badaling dekat Tembok Besar, di Distrik Yanqing, Beijing barat laut.Pesawat listrik tersebut dapat digunakan untuk melakukan penerbangan umum dan pelatihan pilot, dan tersedia bagi umum untuk mendapatkan sensasi pengalaman terbang, menurut Wang Mingyang, seorang ahli dalam penelitian inovasi penerbangan umum di Biro Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing."Meluncurkan aktivitas penerbangan operasional penerbangan umum di Yanqing tidak hanya membawa peralatan penerbangan, tetapi juga memberikan dorongan pada aktivitas operasi ekonomi di ketinggian rendah," tutur Wang.Pesawat dengan dua tempat duduk tersebut, RX1E-A, menerima sertifikasi tipenya pada Oktober 2018 dan sertifikasi produksi pada April 2019, keduanya dikeluarkan oleh Administrasi Penerbangan Sipil China, dan telah terbang lebih dari 10.000 jam dengan aman di Shenyang, China timur laut. Pesawat itu memiliki durasi baterai 150 menit dan jangkauan maksimum 240 km.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Robot bionik Jerman bersinar di ajang Konferensi Robot Dunia 2023
Indonesia
•
22 Aug 2023

COVID-19 – Studi: Infeksi dapat ditularkan oleh orang yang divaksinasi lengkap di rumah
Indonesia
•
29 Oct 2021

Ilmuwan Rusia temukan metode baru deteksi peradangan dalam tubuh
Indonesia
•
17 Dec 2021

Studi ungkap cara bunga matahari maksimalkan penyerapan sinar matahari secara kolektif
Indonesia
•
20 Aug 2024


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
