
Sistem Satelit Navigasi BeiDou China catat peningkatan skala penerapan

Seorang staf (kanan) menerangkan perangkat pemosisian wearable yang menggunakan Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BDS) China dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Internasional tentang Penerapan BDS kedua di Zhuzhou, Provinsi Hunan, China tengah, pada 26 Oktober 2023. (Xinhua/Chen Sihan)
Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BDS) China diterapkan pada jutaan perangkat terminal di China, mencapai sekitar 23 juta hingga paruh pertama 2023, meningkat lebih dari 7,27 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hangzhou, China (Xinhua) – Jumlah perangkat terminal yang menggunakan Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BDS) China di China mencapai sekitar 23 juta hingga paruh pertama 2023, meningkat lebih dari 7,27 juta dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut laporan industri terbaru.Data tersebut muncul dalam Laporan Indeks Pengembangan Industri BDS China, yang dirilis oleh Asosiasi GNSS dan LBS China (GNSS dan LBS Association of China/GLAC) pada Kamis (9/11) dalam Konferensi Informasi Geografis untuk Geodesi, Fotogrametri, dan Kartografi China (Chinese Geographic Information Conference for Geodesy, Photogrammetry and Cartography) pertama yang digelar di Deqing, Provinsi Zhejiang, China timur.Menurut GLAC, laporan tersebut merupakan laporan penelitian pertama mengenai indeks perkembangan industri di bidang BDS di China.Laporan itu menunjukkan bahwa penerapan BDS mencakup berbagai lingkup industri.Menurut laporan tersebut, jumlah terminal BDS yang diterapkan di kendaraan transportasi telah menembus 8 juta. Ada lebih dari 3,8 juta di komunikasi seluler, lebih dari 1,6 juta di bidang pertanian, kehutanan, peternakan, dan perikanan, dan lebih dari 2,3 juta di bidang keamanan publik.Jumlah terminal BDS yang diterapkan di bidang penyiaran dan televisi, pemantauan meteorologi, sumber daya alam, pengelolaan perkotaan, dan bidang lainnya telah mencapai lebih dari 100.000.
Seorang pengunjung menjajal perangkat realitas virtual (VR) dengan pengaplikasian Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BeiDou Navigation Satellite System/BDS) China dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Internasional tentang Aplikasi BDS ke-2 di Zhuzhou, Provinsi Hunan, China tengah, pada 26 Oktober 2023. (Xinhua/Chen Sihan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti Australia jelajahi Antarktika untuk pahami perubahan iklim
Indonesia
•
06 Jan 2024

Lukisan batu ditemukan di Qinghai, China barat laut
Indonesia
•
05 Jul 2023

China luncurkan perahu sungai listrik untuk daerah dingin
Indonesia
•
19 Oct 2022

43 telur buaya Siam langka ditemukan di Taman Nasional Pegunungan Cardamom Kamboja
Indonesia
•
29 Jun 2025


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
