‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia

Ilustrasi. (Sasun Bughdaryan on Unsplash)

Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Upacara pembukaan latihan gabungan kontraterorisme Angkatan Darat China-Indonesia ‘Sharp Knife 2026’ digelar di Provinsi Guangdong, China selatan, pada Selasa (27/10).

Usai upacara pembukaan, pasukan dari kedua negara dijadwalkan memulai latihan khusus di bidang pengintaian, komunikasi, sistem nirawak, penembakan jitu, dan kontraterorisme.

Latihan gabungan ini merupakan pertukaran militer yang telah direncanakan oleh kedua angkatan bersenjata untuk tahun ini, dengan tujuan meningkatkan kemampuan latihan berorientasi tempur.

Kedua pihak juga akan mengadakan seminar tematik, pameran senjata dan peralatan, kompetisi olahraga, serta pertukaran budaya.

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan China yang dirilis sebelumnya, latihan gabungan ini berfokus pada operasi penyelamatan bersama dalam penanggulangan terorisme di wilayah pegunungan, yang mencakup pendakian gunung, pengemudian kendaraan khusus, turun dari helikopter menggunakan tali, serangan jarak dekat, serta operasi terkoordinasi antara sistem berawak dan nirawak.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa latihan gabungan ini, yang merupakan penyelenggaraan ketiga dari rangkaian latihan ini, akan membantu memperdalam pertukaran dan kerja sama praktis antara kedua angkatan bersenjata serta meningkatkan kemampuan operasi gabungan kedua pihak.

Latihan gabungan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga awal November, tambah pernyataan itu.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait