Serangan udara Israel hantam Beirut selatan usai peringatan evakuasi penuh

Foto yang diabadikan pada 5 Maret 2026 ini menunjukkan bangunan yang rusak akibat serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. (Xinhua/Bilal Jawich)

Pesawat tempur Israel melancarkan gelombang baru serangan udara di pinggiran selatan Beirut, beberapa jam setelah Israel memperingatkan seluruh warga untuk mengungsi dari seluruh area Dahieh.

 

Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Pesawat tempur Israel melancarkan gelombang baru serangan udara di pinggiran selatan Beirut pada Kamis (5/3) malam waktu setempat, beberapa jam setelah Israel memperingatkan seluruh warga untuk mengungsi dari seluruh area Dahieh, demikian dilaporkan stasiun televisi setempat, al-Jadeed.

Sebelumnya, militer Israel mengeluarkan peringatan darurat, memerintahkan warga di seluruh pinggiran selatan Beirut untuk segera meninggalkan daerah tersebut. Ini menandai kali pertama Israel menyerukan evakuasi penuh di daerah itu.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak Senin (2/3) telah meningkat menjadi 123, dengan 683 lainnya luka-luka hingga Kamis malam waktu setempat.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden Lebanon Joseph Aoun melakukan pembicaraan via telepon dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron, menjelaskan kepadanya mengenai perkembangan keamanan terbaru di Lebanon dan mendesaknya untuk melakukan intervensi dengan Israel guna mencegah serangan terhadap pinggiran selatan Beirut, menyusul ancaman evakuasi baru-baru ini.

Secara terpisah, Macron juga melakukan pembicaraan dengan Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri, di mana presiden Prancis tersebut menyatakan kesiapannya untuk melakukan kontak yang diperlukan dan mengirim bantuan darurat ke Lebanon, menurut Kantor Berita Nasional (National News Agency).

Eskalasi terjadi setelah Hizbullah pada Senin menembakkan rudal dan drone ke arah Israel, menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan balasan atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan serangan berulang Israel terhadap Lebanon. Israel merespons dengan serangan udara besar-besaran terhadap target-target Hizbullah dan mengerahkan pasukan darat ke wilayah Lebanon selatan. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait