
Putin sebut Rusia akan kerahkan senjata nuklir taktis di Belarus

Kendaraan peluncur sistem rudal Iskander bergerak melintasi Lapangan Merah dalam parade militer yang digelar untuk memperingati 70 tahun kemenangan pada Perang Patriotik Raya, di Moskow, Rusia, pada 9 Mei 2015. (Xinhua/Jia Yuchen)
Senjata nuklir taktis Rusia akan dikerahkan di Belarus setelah 8 Juli saat pembangunan fasilitas penyimpanan khusus untuk senjata jenis ini di wilayah sekutu Rusia tersebut rampung.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Rusia akan mengerahkan jenis senjata nuklir taktis di Belarus setelah 8 Juli, demikian disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat (9/6) ketika bertemu dengan Presiden Belarus Alexander Lukashenko."Seperti yang Anda ketahui, pada 7-8 Juli, persiapan fasilitas terkait akan selesai, dan kami akan segera memulai langkah-langkah terkait untuk pengerahan jenis senjata yang relevan di wilayah Anda," ujar Putin dalam percakapan dengan Lukashenko di Sochi, resor Laut Hitam Rusia."Jadi, semuanya berjalan sesuai rencana dan semuanya stabil," imbuhnya.Pada Maret tahun ini, Putin mengatakan bahwa Rusia, atas permintaan Minsk, akan mengerahkan senjata nuklir taktisnya di Belarus, seperti yang dilakukan Amerika Serikat di wilayah sekutunya.Pembangunan fasilitas penyimpanan khusus untuk senjata nuklir taktis di wilayah Belarus akan rampung pada Juli, ungkapnya.Moskow telah memberi Minsk sistem rudal taktis Iskander yang mampu membawa senjata nuklir dan telah membantu Belarus melengkapi kembali pesawatnya untuk membawa senjata khusus. Awak dan pilot rudal telah menjalani pelatihan di Rusia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Produsen mobil Spanyol SEAT tolak tarif UE terhadap kendaraan listrik China
Indonesia
•
05 Oct 2024

China desak AS cabut sanksi atas sejumlah pejabat
Indonesia
•
13 Dec 2022

China tolak laporan Inggris terkait Hong Kong
Indonesia
•
18 Apr 2024

UE akan tetap berlakukan UU Digital meski dikritik AS
Indonesia
•
03 Sep 2025


Berita Terbaru

Serangan Israel tewaskan 29 orang di Lebanon selatan saat bentrokan terus berlanjut meski gencatan senjata
Indonesia
•
21 May 2026

WHO sebut wabah Ebola bukan "darurat pandemi"
Indonesia
•
21 May 2026

Panglima militer Israel sebut pasukannya berada dalam "level siaga tertinggi"
Indonesia
•
21 May 2026

PBB sebut 1 warga sipil tewas setiap 14 menit dalam konflik bersenjata di seluruh dunia pada 2025
Indonesia
•
21 May 2026
