Panglima militer Israel sebut pasukannya berada dalam "level siaga tertinggi"

Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 16 September 2025 ini menunjukkan Eyal Zamir (kedua dari kanan), panglima militer Israel, di Jalur Gaza. (Xinhua/IDF)

Pasukan militer Israel berada dalam level siaga tertinggi, saat Amerika Serikat mengancam untuk kembali melanjutkan serangan terhadap Iran.

 

Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) Eyal Zamir pada Rabu (20/5) mengatakan bahwa pasukannya berada dalam "level siaga tertinggi", saat Amerika Serikat (AS) mengancam untuk kembali melanjutkan serangan terhadap Iran.

Zamir menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah pertemuan dengan seluruh komandan divisi untuk menilai kesiapan pasukan dan perkembangan pertempuran Israel di berbagai front, demikian menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh militer Israel.

Dalam pertemuan itu, Zamir dan para komandan melakukan "penilaian situasi operasional" serta membahas kesiapan pasukan dan kelanjutan operasi tempur di berbagai wilayah, menurut pernyataan tersebut.

Zamir mengatakan bahwa militer Israel dalam beberapa tahun terakhir telah melancarkan "serangan sistematis, kuat, dan bertahap" terhadap Iran dan sekutunya, serta saat ini sedang memperkuat pasukan di beberapa wilayah perbatasan.

Dia menambahkan bahwa pihak militer perlu memperluas personel aktifnya guna menjalankan misi-misinya dan meringankan beban para pasukan cadangan, seraya menyebutnya sebagai "isu kritis" bagi kapasitas operasional militer.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan bahwa AS akan bertindak "dengan sangat cepat" jika Iran gagal memberikan "jawaban yang tepat" dalam perundingan untuk mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait