
Produsen mobil Spanyol SEAT tolak tarif UE terhadap kendaraan listrik China

Foto yang diabadikan pada 23 Juli 2023 ini menunjukkan rambu jalan di Madrid, Spanyol. (Xinhua/Meng Dingbo)
Produsen mobil Spanyol SEAT, yang merupakan anak perusahaan Volkswagen, menyatakan penolakan keras mereka terhadap keputusan Komisi Eropa menaikkan tarif mobil listrik China karena akan membahayakan ketenagakerjaan perusahaan tersebut serta industri otomotif Eropa.
Madrid, Spanyol (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen mobil Spanyol SEAT, yang merupakan anak perusahaan Volkswagen, pada Jumat (4/10) menyatakan penolakan keras mereka terhadap keputusan Komisi Eropa menaikkan tarif mobil listrik China karena akan membahayakan ketenagakerjaan perusahaan tersebut serta industri otomotif Eropa."Sebagai salah satu perusahaan Eropa yang sangat berkomitmen terhadap kawasan ini, SEAT S.A. dengan tegas menolak keputusan ini, yang sulit dipahami, terutama jika dibandingkan dengan tarif yang lebih menguntungkan yang diterapkan pada pihak yang bukan pesaing Eropa," seperti diungkapkan oleh perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan, menurut media lokal.Pihak perusahaan memperingatkan, jika situasi ini tidak diubah, maka akan ada "dampak negatif yang signifikan baik bagi perusahaan maupun industri otomotif Eropa secara umum."Perusahaan tersebut mengungkapkan tarif itu menimbulkan risiko "besar" karena mereka memproduksi mobil listrik CUPRA Tavascan di negara Asia tersebut, seraya menuturkan "Tarif baru untuk CUPRA Tavascan akan sangat merugikan stabilitas keuangan perusahaan dan juga dapat mengancam ketenagakerjaan."
Orang-orang mengunjungi Chengdu Motor Show 2024 di Chengdu, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 30 Agustus 2024. (Xinhua/Tang Wenhao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China dan Vietnam sepakat upayakan penyelesaian langgeng atas sengketa maritim
Indonesia
•
14 Dec 2023

Rudal Iran picu kerusakan di kilang minyak utama Israel
Indonesia
•
20 Mar 2026

China dan Honduras jalin hubungan diplomatik, hubungan dengan Taiwan putus
Indonesia
•
27 Mar 2023

Laporan: Hegemoni militer AS menginjak-injak kedaulatan negara lain
Indonesia
•
08 Sep 2023


Berita Terbaru

‘Shutdown’ picu kekurangan staf, waktu tunggu di bandara AS tembus 4 jam
Indonesia
•
27 Mar 2026

PBB: Lebih dari 2.100 anak tewas atau terluka sejak eskalasi konflik di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Iran bantah lakukan negosiasi dengan AS, menyebutnya tidak bermakna dalam kondisi sekarang
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tingkat kepuasan terhadap Trump capai titik terendah di tengah lonjakan harga bbm dan penolakan perang Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026
