
Indonesia ajak Polandia dorong kolaborasi sektor-sektor unggulan

Dubes Umar Hadi, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri RI (kiri) dan Dubes Wojciech Gerwel, Undersecretary of State for Economic Cooperation, the United Nations, Asia and the Americas, Kementerian Luar Negeri Polandia (kanan) pada pertemuan ke-5 Forum Konsultasi Bilateral (FKB) Indonesia-Polandia di Jakarta pada 22 Mei 2023. (Kementerian Luar Negeri RI)
Sektor-sektor unggulan Indonesia dan Polandia antara lain perdagangan, investasi, pariwisata, energi, industri kreatif, industri strategis, pendidikan dan vokasi, transportasi serta kesehatan.
Jakarta (Indonesia Window) – Indonesia dan Polandia sepakat untuk terus mendorong upaya peningkatan kerja sama dengan mengembangkan kolaborasi sektor-sektor unggulan kedua negara.Hal tersebut dibahas dalam pertemuan ke-5 Forum Konsultasi Bilateral (FKB) Indonesia-Polandia di Jakarta pada 22 Mei 2023, ungkap Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan tertulinya, Rabu.Sektor-sektor unggulan kedua negara antara lain perdagangan, investasi, pariwisata, energi, industri kreatif, industri strategis, pendidikan dan vokasi, transportasi serta kesehatan.Pada Forum Konsultasi Bilateral kali ini, delegasi Indonesia dipimpin oleh Dubes Umar Hadi, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri RI.Sementara itu, delegasi Polandia dipimpin oleh Dubes Wojciech Gerwel, Undersecretary of State for Economic Cooperation, the United Nations, Asia and the Americas, Kementerian Luar Negeri Polandia.Direktur Jenderal Umar Hadi menyebutkan bahwa kenaikan signifikan volume perdagangan bilateral di tengah-tengah situasi ekonomi global yang tertekan, menunjukan modalitas yang kuat yang dimiliki kedua negara dalam bidang kerja sama ekonomi.“Tingginya angka ini juga menunjukkan kedua negara masih memiliki banyak ruang dalam pengembangan kerja sama bilateral," ujar Umar Hadi. Di sela-sela pertemuan, keduanya juga melakukan seremoni serah terima sebuah charger station yang dihibahkan oleh Perusahaan Polandia EkoEnergetyka kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia.Dubes Gerwel menyampaikan bahwa serah terima ini menjadi simbol kerja sama bilateral yang lebih erat di bidang elektromobilitas.Selain kerjasama bilateral, kedua negara juga membahas situasi di kawasan termasuk ASEAN (Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara), Indo-Pasifik, dan Eropa.Polandia menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia pada G20 dan mendukung keketuaan di ASEAN. Kedua negara juga sepakat akan pentingnya kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan inklusif.Saat ini Polandia menjadi mitra dagang terbesar di kawasan Eropa Tengah, dengan nilai perdagangan bilateral pada tahun 2022 mencapai angka 1,36 juta dolar AS.Angka ersebut meningkat 60,74 persen dari angka tahun sebelumnya (2021). Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia dapat 92.825 kuota haji reguler tahun ini
Indonesia
•
04 May 2022

Presiden Prabowo, PM Wong hasilkan 19 kesepakatan strategis Indonesia–Singapura
Indonesia
•
17 Jun 2025

Fokus Berita - Kemenparekraf gandeng TikTok Tiongkok promosikan Bali, Labuan Bajo
Indonesia
•
07 Apr 2023

Wijaya Karya terlibat dalam tuduhan eksploitasi pekerja migran di Taiwan
Indonesia
•
15 Aug 2021


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Kemnaker luncurkan ‘Talent and Innovation Hub’, perkuat kolaborasi talenta dan industri untuk ciptakan lapangan kerja
Indonesia
•
29 Apr 2026
