
UNHCR: Sekitar 1 juta pengungsi Suriah kemungkinan akan pulang pada paruh pertama 2025

Para pengungsi Suriah terlihat di titik perbatasan Zamrani di daerah pedesaan Damaskus, Suriah, pada 14 Mei 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Sekitar 1 juta pengungsi Suriah kemungkinan akan kembali ke tanah air mereka antara Januari hingga Juni 2025.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Direktur Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Rema Jamous Imseis, pada Selasa (17/12) mengatakan bahwa sekitar 1 juta pengungsi Suriah kemungkinan akan kembali ke tanah air mereka antara Januari hingga Juni 2025."Kami telah memperkirakan bahwa kami berharap akan melihat sekitar satu juta warga Suriah kembali pulang antara Januari hingga Juni tahun depan," kata Imseis dalam sebuah konferensi pers di Jenewa.Dia menjelaskan bahwa perkembangan terbaru ini membawa "harapan yang sangat besar" untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Suriah. Namun, Imseis menekankan bahwa perubahan rezim tidak selalu menjadi akhir dari krisis yang sedang berlangsung, dan menyoroti berbagai tantangan besar di masa depan.
Para pengungsi Suriah terlihat di titik perbatasan Zamrani di daerah pedesaan Damaskus, Suriah, pada 14 Mei 2024. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekjen PBB sesalkan minimnya kemajuan dalam agenda perempuan, perdamaian, dan keamanan
Indonesia
•
08 Oct 2025

Feature – Pengungsi Gaza bagikan harapan lewat makanan di tengah reruntuhan bangunan
Indonesia
•
09 Apr 2025

Burj Khalifa gedung tertinggi di dunia
Indonesia
•
13 Feb 2021

Jepang perkirakan 18.000 orang dapat tewas dalam gempa dahsyat di wilayah metropolitan Tokyo
Indonesia
•
20 Dec 2025


Berita Terbaru

Dari kelenteng hingga kuliner, generasi muda menelusuri jejak budaya Tionghoa di Indonesia
Indonesia
•
14 Sep 2026

Panda raksasa Qing Bao rayakan ulang tahun ke-5 di Kebun Binatang Smithsonian AS
Indonesia
•
14 Sep 2026

Pendakwah Koh Dondy kenalkan ‘krislamologi’ untuk perkuat akidah hingga jadi kurikulum di perguruan tinggi
Indonesia
•
14 Sep 2026

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026
