Saudi sambut komitmen Biden bantu pertahankan wilayah dari Houthi

Saudi sambut komitmen Biden bantu pertahankan wilayah dari Houthi
Arab Saudi, melalui KSRelief, mendistribusikan 65 ton bantuan pangan bagi masyarakat Yaman di Provinsi Al-Jawf. (Kantor Berita Arab Saudi-SPA)

Jakarta (Indonesia Window) – Arab Saudi menyambut baik komitmen Presiden AS Joe Biden untuk membantu kerajaan dalam mempertahankan wilayahnya dari serangan Houthi, menurut laporan Arab News pada Jumat (5/2).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden AS dalam pidato kebijakan luar negeri pertamanya di Departemen Luar Negeri.

“Arab Saudi menghadapi serangan rudal, serangan UAV (unmanned aerial vehicle), dan ancaman lain dari pasukan yang disuplai Iran di banyak negara,” kata Biden.

“Kami akan terus membantu Arab Saudi mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya serta rakyatnya,” imbuhnya.

Arab Saudi telah berulang kali menjadi sasaran rudal dan drone yang diluncurkan oleh militan Houthi yang didukung Iran di Yaman.

Biden mengatakan bahwa Timothy Lenderking, seorang diplomat AS yang telah lama bertugas di Timur Tengah, ditunjuk sebagai utusan khusus untuk Yaman.

Presiden mengatakan perang di Yaman “harus diakhiri” dan bahwa Lenderking akan bekerja dengan PBB dan semua pihak dalam konflik tersebut untuk mendorong solusi diplomatik.

Arab Saudi dan anggota koalisi Arab yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, telah berulang kali menyerukan solusi diplomatik untuk konflik tersebut.

Kementerian Luar Negeri mengatakan kerajaan menyambut baik janji Biden untuk membantu Arab Saudi mempertahankan diri dan mewujudkan komitmen Washington untuk solusi diplomatik di Yaman.

“Kerajaan menegaskan posisinya yang teguh dalam mendukung solusi politik yang komprehensif untuk krisis Yaman, dan menyambut baik penekanan AS pada pentingnya mendukung upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis Yaman, termasuk upaya utusan PBB Martin Griffiths,” kata pejabat kementerian tersebut.

“Kerajaan berharap untuk bekerja dengan pemerintahan Biden dan dengan utusan AS yang baru diangkat untuk Yaman, Tim Lenderking, Perserikatan Bangsa-Bangsa, negara-negara koalisi Arab dan semua partai Yaman untuk mencapai solusi politik yang komprehensif di Yaman,” tambah kementerian itu.

“Kerajaan akan melanjutkan upaya luar biasa untuk meringankan penderitaan manusia dari orang-orang Yaman yang bersaudara, dan telah menyediakan lebih dari17 miliar dolar AS selama beberapa tahun terakhir,” sebut pernyataan Kemlu Arab Saudi.

Arab Saudi juga mengatakan ingin memperkuat kerja sama dengan AS untuk “menghadapi tantangan di kawasan” termasuk bergerak maju untuk proses perdamaian Timur Tengah.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here