Rusia dan Ukraina akhiri pembicaraan di UEA tanpa pengumuman kesepakatan konkret

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) mengadakan pembicaraan dengan utusan khusus Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Steve Witkoff, di Kremlin, Moskow, Rusia, pada 6 Agustus 2025. (Xinhua/Kantor Pers Kremlin)

Rusia dan Ukraina menggelar interaksi langsung dalam serangkaian pembicaraan di Uni Emirat Arab, meskipun tidak ada kesepakatan konkret atau pernyataan bersama yang diumumkan setelah pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut.

 

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia dan Ukraina menggelar ‘interaksi langsung’ dalam serangkaian pembicaraan yang berakhir pada Sabtu (24/1) di Uni Emirat Arab (UEA), meskipun tidak ada kesepakatan konkret atau pernyataan bersama yang diumumkan setelah pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut.

Seorang juru bicara pemerintah UEA mengatakan pembicaraan tersebut mencakup "interaksi langsung" antara kedua belah pihak dan dilakukan dalam "suasana yang konstruktif dan positif."

Pertemuan tersebut dihadiri oleh utusan presiden Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff dan Jared Kushner, kepala intelijen militer Rusia Igor Kostyukov, kepala Kantor Presiden Ukraina Kyrylo Budanov, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Rustem Umerov, serta sejumlah pejabat senior lainnya dari pihak Rusia dan Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di platform media sosial X mengatakan negosiasi tersebut melibatkan perwakilan militer dari Rusia, Ukraina, dan AS, dengan fokus pada "parameter yang memungkinkan untuk mengakhiri perang."

Sementara itu, menurut laporan media, pembicaraan trilateral lebih lanjut antara Ukraina, Rusia, dan AS kemungkinan akan digelar di UEA pekan depan.

Pembicaraan trilateral tersebut berlangsung di tengah pertempuran yang terus berlanjut di Ukraina. Sejumlah pejabat Ukraina mengatakan pasukan Rusia melakukan serangan drone dan rudal skala besar di beberapa wilayah, termasuk Kiev, selama pembicaraan tersebut.

Menurut pernyataan sebelumnya dari UEA, pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya diplomatik untuk mendorong dialog dan menjajaki solusi politik potensial untuk krisis Ukraina.

Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, dalam pertemuan dengan para kepala delegasi yang berpartisipasi pada Jumat (23/1), mengatakan negara itu mendukung semua upaya dan inisiatif yang bertujuan untuk mencapai penyelesaian krisis Ukraina demi kepentingan semua pihak, dan untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di seluruh dunia.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait