
Israel sebut serangan terhadap Iran masuki "fase berikutnya," 80 persen sistem pertahanan udara Iran hancur

Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 16 September 2025 ini menunjukkan Eyal Zamir (kedua dari kanan), kepala militer Israel, di Jalur Gaza. (Xinhua/IDF)
Angkatan udara Israel telah melancarkan 2.500 serangan, menjatuhkan lebih dari 6.000 amunisi, dan menghancurkan sekitar 60 persen peluncur rudal balistik Iran serta 80 persen sistem pertahanan udaranya.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Melalui sebuah pidato yang disiarkan di televisi pada Kamis (5/3), kepala militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan pasukan Israel sedang bergerak menuju "fase berikutnya" dalam kampanye militer mereka melawan Iran. Dalam fase tersebut, Israel akan mengintensifkan serangan terhadap fondasi-fondasi pemerintahan Iran dan kapabilitas militernya.
Zamir menyebutkan bahwa setelah "serangan pembuka mengejutkan" di awal yang berhasil melumpuhkan jajaran rudal balistik Iran, militer Israel kini mengalihkan fokusnya. "Kami memiliki langkah-langkah kejutan lebih lanjut yang tidak akan saya ungkapkan," ujarnya. "Kami akan mengejar semua musuh kami dan kami akan menjangkau mereka."
Angkatan udara Israel telah melancarkan 2.500 serangan, menjatuhkan lebih dari 6.000 amunisi, dan menghancurkan sekitar 60 persen peluncur rudal balistik Iran serta 80 persen sistem pertahanan udaranya, tutur Zamir, seraya menambahkan bahwa Israel kini telah mencapai keunggulan udara yang hampir menyeluruh atas Iran.
Dia mengatakan operasi gabungan AS-Israel yang diluncurkan pada Sabtu (28/2) sedang dikoordinasikan secara saksama dengan jajaran petinggi militer AS, termasuk Ketua Kepala Staf Gabungan AS Dan Caine dan Komandan Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS Brad Cooper.
Zamir mengatakan tujuan mereka adalah untuk melucuti kapabilitas militer pemerintah Iran dan membawanya ke "titik isolasi strategis serta titik kelemahan yang belum pernah mereka alami sebelumnya."
Di front utara, Zamir mengatakan Israel sedang menyerang "dengan kekuatan" di perbatasan dan jauh ke dalam wilayah Lebanon. Dia mengonfirmasi bahwa pasukannya telah diperintahkan untuk maju dan menguasai posisi-posisi penting di Lebanon selatan.
Sementara itu, militer Israel menyebutkan bahwa pihaknya telah menewaskan Zaid Ali Jumaa, komandan pengelola kekuatan tempur Hizbullah, dalam serangan udara di Beirut.
Jumaa, yang juga menjabat kepala artileri di Lebanon selatan, bertanggung jawab atas peluncuran "ribuan" roket, rudal, dan drone ke Israel, kata militer Israel.
Sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu lalu, Iran melancarkan serangan berskala besar terhadap Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Warga Palestina tolak usulan relokasi Trump, bertekad tetap tinggal di Gaza meski hadapi kesulitan
Indonesia
•
11 Apr 2025

Bangladesh laporkan kematian pertama akibat virus Nipah pada 2026
Indonesia
•
08 Feb 2026

‘Shutdown’ pemerintahan AS masuki pekan ketiga, Depkeu AS peringatkan dampak ekonomi
Indonesia
•
15 Oct 2025

Israel intensifkan operasi militer terhadap Hamas dan Hizbullah
Indonesia
•
10 Jan 2024


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
