
Tentara Israel serang Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza di tengah seruan gencatan senjata

Orang-orang berkumpul di sekitar ambulans setelah sebuah pesawat perang Israel menyerang sejumlah ambulans di gerbang Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza City pada 3 November 2023. (Xinhua)
Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza digempur militer Israel menyusul tuduhan bahwa Hamas mengoperasikan pusat komando militer di dalam fasilitas medis tersebut, dengan bukti yang sangat terbatas.
Yerusalem/Gaza, Palestina (Xinhua) – Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) Daniel Hagari pada Rabu (15/11) mengatakan pasukan IDF telah menyerang Kompleks Medis Al-Shifa, rumah sakit terbesar di Gaza, seraya menambahkan bahwa telah ditemukan bukti yang "menunjukkan tanpa keraguan bahwa Hamas mengoperasikan pusat komando militer di dalam (rumah sakit itu)."Namun, rekaman video dan foto yang dirilis oleh IDF di platform media sosial X hanya menunjukkan beberapa senjata dan amunisi, dengan bukti terbatas yang menunjukkan bahwa rumah sakit tersebut merupakan markas militer, bertentangan dengan klaim yang berulang kali dilontarkan oleh Israel.Foto-foto temuan tersebut menunjukkan senapan dan selongsong peluru, rompi dan seragam, sepatu, serta ikat kepala berwarna hijau yang diyakini digunakan oleh sayap militer Hamas.Dalam sebuah video yang dirilis oleh IDF, juru bicaranya Jonathan Conricus mengunjungi unit MRI di rumah sakit tersebut, memperlihatkan apa yang diklaimnya sebagai peralatan militer yang ditemukan di sana, serta sebuah laptop yang menurutnya memberikan "banyak bukti yang memberatkan."Video itu juga memperlihatkan kerusakan pada gedung rumah sakit, termasuk pintu yang hancur total.Sebagai respons, Hamas mengatakan bahwa pernyataan tentara Israel mengenai senjata-senjata yang ditemukan di Kompleks Medis Al-Shifa adalah "sebuah kebohongan terang-terangan yang digunakan untuk menjustifikasi kejahatannya yang bertujuan untuk menghancurkan sektor kesehatan di daerah kantong pesisir tersebut."
Orang-orang yang terluka dirawat di Kompleks Medis Al-Shifa di Gaza City pada 3 November 2023. (Xinhua)
Kepulan asap terlihat pascaserangan udara Israel di Gaza City pada 12 Oktober 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank sentral AS tegaskan netralitasnya jelang pemilu
Indonesia
•
12 Jul 2024

Presiden Mesir dan Menlu AS sepakat intensifkan upaya untuk capai gencatan senjata di Gaza
Indonesia
•
11 Jun 2024

Armada pesawat umum China akan capai 45.000 unit pada 2040
Indonesia
•
17 Dec 2021

Direktur FBI peringatkan ancaman meningkat di AS akibat konflik Hamas-Israel
Indonesia
•
01 Nov 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
