
Rial Iran anjlok, 1 dolar AS bernilai 2,02 juta rial di pasar terbuka

Seorang warga melintas di sebuah jalan di Lapangan Enghelab, Teheran, Iran, pada 15 Januari 2026. (Xinhua)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Mata uang Iran anjlok ke rekor terendah di pasar terbuka pada Senin (24/8), beberapa jam sebelum Amerika Serikat (AS) mengumumkan gelombang baru sanksi yang ditujukan untuk semakin mengisolasi Teheran.
Rial turun ke level 2,02 juta rial per dolar AS saat perdagangan dibuka di pasar valuta asing, sementara nilai tukar resmi yang ditetapkan oleh Bank Sentral Iran berada di sekitar 1,5 juta rial per dolar AS.
Mata uang tersebut, yang sudah berada di bawah tekanan sebelum serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari, terus mencatat rekor terendah baru karena konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan semakin membebani perekonomian Iran.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin memperingatkan adanya "D-Day Ekonomi" bagi Iran, seraya mengumumkan apa yang disebutnya sebagai "serangan ekonomi terhadap jaringan keuangan Iran di seluruh dunia."
Menurut Departemen Keuangan AS, sanksi baru tersebut menargetkan lima sektor utama, yakni aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China sambut baik kerja sama stabil antara Apple dengan para mitranya di China
Indonesia
•
26 Oct 2024

Cadangan minyak strategis AS anjlok dari 726 juta barel jadi di bawah 300 juta barel, terendah dalam 43 tahun
Indonesia
•
13 Aug 2026

Sukuk tingkatkan cadangan devisa Juni 2020
Indonesia
•
07 Jul 2020

47.577 kartu sudah terjual, Whoosh ungkap tren baru pelanggan rutin
Indonesia
•
20 Aug 2026


Berita Terbaru

Sarang burung walet Indonesia laris di China, ekspor tembus 3 triliun rupiah
Indonesia
•
25 Aug 2026

UKM Asia-Pasifik berkumpul di China, bahas inovasi hingga pemberdayaan digital
Indonesia
•
25 Aug 2026

Feature – Pandan Indonesia menyeberangi laut, Hainan ubah harumnya menjadi industri
Indonesia
•
23 Aug 2026

Perang dagang memanas, Kanada balas tarif AS senilai 353,3 triliun rupiah
Indonesia
•
23 Aug 2026
