Cadangan minyak strategis AS anjlok dari 726 juta barel jadi di bawah 300 juta barel, terendah dalam 43 tahun

Kapal tanker minyak memasuki Pelabuhan New York dan New Jersey, Amerika Serikat, pada 15 April 2026. (Xinhua/Zhang Fengguo)

New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Cadangan minyak strategis Amerika Serikat (AS) merosot ke angka 298,7 juta barel pada pekan yang berakhir 7 Agustus, mencapai level terendah sejak Januari 1983, menurut data yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi (Energy Information Administration/EIA) AS pada Rabu (12/8).

Cadangan tersebut mengalami penurunan dari pekan ke pekan selama 20 pekan beruntun sejak akhir Maret lalu, dan total pelepasan cadangan minyak mentah mencapai 116,7 juta barel selama periode tersebut, menurut Laporan Status Perminyakan Mingguan terbaru EIA AS.

Cadangan itu diperkirakan akan semakin menurun menjadi 243,4 juta barel jika Departemen Energi AS sepenuhnya menerapkan rencana untuk melepas tambahan minyak.

Presiden AS Donald Trump telah mengizinkan Departemen Energi AS untuk melepas 172 juta barel dari cadangan tersebut dalam waktu sekitar 120 hari, demikian diumumkan oleh Menteri Energi AS Chris Wright pada Maret lalu.

Cadangan Minyak Strategis, yang didirikan pada Desember 1975 menyusul embargo minyak Arab, memiliki kapasitas 727 juta barel. Statistik menunjukkan bahwa AS menyimpan lebih dari 726 juta barel cadangan dari Desember 2009 hingga Juli 2011.

Meski demikian, cadangan minyak darurat tersebut menyusut secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir menyusul gangguan pasokan yang dipicu oleh konflik Ukraina pada 2022. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait