
PBB kucurkan tambahan dana darurat untuk tingkatkan respons gempa di Suriah

Para petugas penyelamat mencari korban selamat di antara reruntuhan sebuah bangunan yang rusak di kawasan permukiman Karm al-Jabal di Kota Aleppo, Suriah utara, pada 8 Februari 2023. (Xinhua/Str)
Respons gempa di Suriah akan ditingkatkan oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dengan hibah tambahan sebesar 25 juta dolar AS untuk memenuhi sejumlah kebutuhan paling mendesak dari ratusan ribu orang yang terdampak gempa.
PBB (Xinhua) – Undersecretary-General untuk Urusan Kemanusiaan sekaligus Koordinator Bantuan Darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Martin Griffiths pada Jumat (10/2) mengumumkan hibah tambahan sebesar 25 juta dolar AS untuk meningkatkan respons gempa di Suriah dan upaya bantuan di wilayah-wilayah yang dilanda gempa bumi di negara tersebut.Dana tambahan dari Dana Tanggap Darurat Pusat PBB ini akan ditujukan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan paling mendesak dari ratusan ribu orang yang terdampak gempa, kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam sebuah rilis pers.Gempa itu terjadi saat kondisi kemanusiaan di Suriah memburuk. Kebutuhan berada di level tertinggi sejak konflik pecah, di tengah penyusutan sumber daya, wabah kolera, dan kondisi musim dingin yang berat, menurut OCHA."Kami merespons secepat mungkin untuk dapat membantu rakyat Suriah, yang telah mengalami banyak penderitaan," ujar Griffiths dalam rilis pers itu. "Kami menghargai banyaknya bantuan dari seluruh dunia untuk mendukung upaya pencarian dan penyelamatan."Hibah tambahan tersebut diberikan menyusul 25 juta dolar AS yang telah dikucurkan sebelumnya pada pekan ini untuk upaya-upaya tanggap darurat di kawasan itu.*1 dolar AS = 15.120 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita - Distribusi 40.000 Al-Qur’an di Kalimantan Barat: Menyebar cahaya di penghujung tahun
Indonesia
•
13 Dec 2024

Total 10.500 artefak ditemukan di Turkiye selama 2022
Indonesia
•
24 Jan 2023

COVID-19 – Analisis ungkap tingkat kematian sangat bervariasi di seluruh AS
Indonesia
•
31 Mar 2023

Universitas Cenderawasih-WWF luncurkan buku panduan pengamatan burung di Papua
Indonesia
•
21 Jan 2022


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
