
Australia kecam rencana AS naikkan dua kali lipat tarif baja dan aluminium

Foto yang diabadikan pada 11 Agustus 2024 ini menunjukkan pemandangan matahari terbit di Opera House di Sydney, Australia. (Xinhua/Ma Ping)
Rencana Trump untuk menaikkan dua kali lipat tarif atas baja dan aluminium dinilai tidak dapat dibenarkan dan merugikan diri sendiri dari segi ekonomi.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia Don Farrell pada Sabtu (31/5) menyebut rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menaikkan dua kali lipat tarif atas baja dan aluminium sebagai hal yang "tidak dapat dibenarkan" dan "merugikan diri sendiri" dari segi ekonomi.Trump pada Jumat (30/5) mengatakan bahwa dia berencana menaikkan tarif impor baja dan aluminium ke AS dari 25 persen menjadi 50 persen mulai 4 Juni untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan asing.Merespons pengumuman tersebut, Farrell mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa posisi Australia tetap "konsisten dan jelas" dan bahwa pemerintah federal Australia akan terus mendesak dengan kuat penghapusan tarif tersebut."Tarif-tarif ini tidak dapat dibenarkan dan bukanlah tindakan yang dilakukan seorang teman," katanya. "Ini merupakan tindakan merugikan diri sendiri secara ekonomi yang hanya akan merugikan konsumen dan bisnis yang bergantung pada perdagangan bebas dan adil."Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, yang partainya, Partai Buruh, menang telak dalam pemilihan umum pada 3 Mei lalu dan akan menjalankan periode kedua dalam pemerintahan, pada April lalu mengatakan bahwa tarif "Hari Pembebasan" Trump "bukanlah tindakan seorang teman."Pemerintah AS pada Maret memutuskan untuk tidak memberikan pengecualian dari tarif baja dan aluminium bagi Australia. Albanese saat itu mengatakan bahwa keputusan tersebut bertentangan dengan "persahabatan solid" yang dijalin kedua negara itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Euro anjlok di bawah 1,02 dolar AS, capai titik terendah baru sejak 2022
Indonesia
•
15 Jan 2025

Eurostat: Inflasi zona euro naik jadi 2,5 persen pada januari 2025
Indonesia
•
06 Feb 2025

Ekonomi China pertahankan pertumbuhan dalam 11 bulan pertama 2022
Indonesia
•
16 Dec 2022

Produksi pemulihan minyak tersier di Ladang Minyak Daqing China capai rekor tertinggi
Indonesia
•
21 Dec 2022


Berita Terbaru

Manfaat RCEP kian terasa, produk Indonesia makin populer di pasar China
Indonesia
•
16 Jun 2026

Mobil China kian digemari, penjualan tembus 63 ribu unit dalam lima bulan, kuasai hampir 18 persen pasar
Indonesia
•
16 Jun 2026

Feature – Perajin Indonesia perluas jangkauan di pasar China melalui pameran China-Asia Selatan
Indonesia
•
15 Jun 2026

Blueberry dan kopi perkuat kerja sama pertanian China-Indonesia
Indonesia
•
15 Jun 2026
