
Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan hasil kunjungan kerja ke China, usai menghadiri pembukaan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta pada 26 Oktober 2026. (Xinhua/Ni Luh Anggela)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyebut minat perusahaan-perusahaan China untuk berinvestasi di Indonesia tetap terjaga, dengan penjajakan peluang investasi yang mencakup sejumlah sektor strategis, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa saat berkunjung ke China beberapa waktu lalu, pihaknya telah menjajaki peluang investasi, baik dengan perusahaan yang sudah maupun yang belum berinvestasi di Indonesia.
"Yang saya temui itu cukup banyak ya, (ada) yang tertarik investasi di seaport, dermaga, pelabuhan, kemudian juga tekstil," kata Rosan saat ditemui di sela-sela pembukaan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta pada Senin (26/10).
Dari pertemuan tersebut, Rosan mengungkapkan bahwa sebanyak dua perusahaan berminat untuk berinvestasi di PLTS. Kendati demikian, dia tidak menyebutkan nama perusahaan yang dimaksud.
Selain itu, sembilan perusahaan menyampaikan minatnya untuk berinvestasi di sejumlah sektor, seperti pelabuhan dan tekstil.
Rosan, yang juga menteri investasi dan hilirisasi Republik Indonesia, turut menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah perusahaan China yang tertarik berinvestasi pada sektor hilirisasi mineral di Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Rosan turut meminta masukan dari sejumlah investor China untuk menyempurnakan rencana investasi di Indonesia. Hal tersebut dilakukan mengingat China merupakan salah satu investor terbesar di Indonesia.
"Minat investasi mereka Alhamdulillah tetap terjaga ya, tetap baik, dan ya kita rutin bicara dengan mereka," pungkasnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump tanda tangani perintah pemberlakuan tarif tambahan 25 persen untuk barang-barang dari India
Indonesia
•
08 Aug 2025

Transaksi ‘business matching’ UMKM hingga Agustus 2025 capai 90,90 juta dolar AS
Indonesia
•
09 Sep 2025

Penjualan General Motors di AS naik 14 persen pada 2023
Indonesia
•
04 Jan 2024

IMF puji Sri Lanka atas kemajuannya dalam reformasi ekonomi
Indonesia
•
17 May 2023


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Ekspor buah Indonesia ke China capai 5,94 triliun rupiah, durian dan manggis mendominasi
Indonesia
•
26 Oct 2026
