
Raksasa teknologi Swiss resmikan proyek netralitas karbon di Xiamen, China

Foto yang diabadikan pada 2 Desember 2022 ini memperlihatkan Pabrik Besar Robotika ABB di Kawasan Baru Pudong di Shanghai, China timur. (Xinhua/Fang Zhe)
Raksasa teknologi Swiss ABB telah meresmikan proyek netralitas karbon ‘Mission to Zero’ di Kota Xiamen, China timur, dengan manajemen energi cerdas, sistem penyimpanan energi terintegrasi cerdas, sistem otomasi gedung, sistem kontrol pencahayaan i-bus, dan pengisi daya kendaraan listrik milik perusahaan itu sendiri.
Xiamen, China (Xinhua) – Raksasa teknologi Swiss ABB pada Kamis (11/5) meresmikan proyek netralitas karbon di Kota Xiamen, Provinsi Fujian, China timur.Melalui langkah ‘Mission to Zero’ di proyek Pusat ABB Xiamen, ABB mendemonstrasikan perjalanan menuju netralitas karbon dengan manajemen energi cerdas, sistem penyimpanan energi terintegrasi cerdas, sistem otomasi gedung, sistem kontrol pencahayaan i-bus, dan pengisi daya kendaraan listrik milik perusahaan itu sendiri.Menurut perusahaan tersebut, proyeknya memasang microgrid pintar melalui regulasi akurasi Sumber-Jaringan-Penyimpanan-Beban. Dengan pemasangan panel surya di atap seluas 100.000 meter persegi, sistem fotovoltaik di atap proyek itu akan mencapai dekarbonisasi energi hingga 50 persen, mengurangi emisi karbon tahunan sebanyak sekitar 13.400 ton, yang menjadikan situs itu sebagai zona percontohan unggulan, yang menampilkan energi terbarukan rendah karbon, dan microgrid sisi permintaan.ABB, grup listrik dan otomasi Swiss, memiliki berbagai kegiatan bisnis di China, termasuk penelitian dan pengembangan, manufaktur, penjualan, dan layanan, dengan 15.000 karyawan di 27 perusahaan yang tersebar di lebih dari 130 kota.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi Australia sebut perubahan iklim dapat tingkatkan krisis apnea tidur
Indonesia
•
18 Jun 2025

Peneliti temukan spesies jamur baru di Yunnan, China
Indonesia
•
11 Jun 2024

China berhasil ekstraksi lithium dari danau garam
Indonesia
•
23 Jan 2026

GSMA: China diperkirakan akan miliki 1 miliar koneksi 5G pada 2025
Indonesia
•
08 Nov 2023


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
