
Tahap II dari fasilitas radar observasi luar angkasa dalam China mulai dibangun

Foto yang dirilis pada 1 Januari 2022 oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) ini menunjukkan wahana pengorbit (orbiter) dan Mars. (Xinhua/CNSA)
Radar observasi luar angkasa dalam (deep space) China, yang dijuluki ‘Mata Majemuk China’ (China Compound Eye), memulai proses konstruksi tahap ke dua di Chongqing, China barat daya, di area seluas lebih dari 20 hektare, meliputi pembangunan 25 radar beresolusi tinggi, yang masing-masing memiliki diameter 30 meter, dan diperkirakan akan selesai pada 2025.
Beijing, China (Xinhua) – Tahap kedua dari fasilitas radar observasi luar angkasa dalam (deep space) China, yang dijuluki "Mata Majemuk China" (China Compound Eye), memulai proses konstruksi pada Selasa (14/2) di Chongqing, China barat daya, menurut Institut Teknologi Beijing.Membentang di area seluas lebih dari 20 hektare, tahap baru tersebut akan meliputi pembangunan 25 radar beresolusi tinggi, yang masing-masing memiliki diameter 30 meter, dan diperkirakan akan selesai pada 2025.Fasilitas Mata Majemuk China itu akan digunakan untuk mengamati dan mengambil gambar objek luar angkasa dalam dengan resolusi tinggi, termasuk asteroid, Bulan, dan planet-planet yang menyerupai Bumi, membantu tugas pertahanan terhadap asteroid di dekat Bumi dan penelitian ilmu planet China.Proses pembangunan fasilitas itu dibagi menjadi tiga tahap, dengan tahap pertama meliputi empat radar berdiameter 16 meter yang telah selesai pada Desember lalu. Setelah tahap ketiga selesai, fasilitas itu direncanakan akan memiliki lebih dari 100 radar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Permintaan meningkat, perusahaan bioteknologi berlomba kembangkan galur baru kedelai berkualitas tinggi
Indonesia
•
17 Sep 2025

Fokus Berita – Penambang modern buka jalan bagi transformasi pintar di pusat batu bara China
Indonesia
•
12 Feb 2024

Ilmuwan China luncurkan purwarupa robot udara/terestrial untuk eksplorasi Mars
Indonesia
•
15 Feb 2025

Peneliti: Abu batu bara efektif sebagai bahan pembenah tanah
Indonesia
•
06 Apr 2021


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
