
IMF proyeksikan ekonomi China tumbuh 5,2 persen pada 2023, “kontributor utama” pertumbuhan global

Para pejalan kaki melewati kantor pusat Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat, pada 10 April 2023. (Xinhua/Liu Jie)
Proyeksi pertumbuhan ekonomi China oleh Dana Moneter Internasional (IMF) berada di angka 5,2 persen pada 2023 dan 4,5 persen pada 2024, menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan global di tahun mendatang.
Washington, AS (Xinhua) – Proyeksi pertumbuhan ekonomi China oleh Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (11/4) menunjukkan ekonomi negara ini akan tumbuh sebesar 5,2 persen pada 2023 dan 4,5 persen pada 2024."Kami memproyeksikan (untuk China) pertumbuhan 5,2 persen pada 2023. Naik dari 3 persen tahun lalu," kata Pierre-Olivier Gourinchas, Direktur Departemen Riset IMF, dalam konferensi pers tentang laporan World Economic Outlook (WEO) terbaru pada Selasa.Mengingat besarnya ekonomi China, perekonomian tersebut dapat menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan global di tahun mendatang, kata Gourinchas, menambahkan bahwa pembukaan kembali ekonomi China yang pesat dengan rebound yang kuat akan menjadi "salah satu (bagian) dari berita positif untuk 2023.""Seiring gelombang COVID-19 mereda (di China) pada Januari tahun ini, mobilitas menjadi normal, dan sejumlah indikator ekonomi frekuensi tinggi, seperti penjualan ritel dan pemesanan layanan perjalanan, mulai meningkat," kata IMF dalam laporan WEO."Pembukaan kembali dan pertumbuhan ekonomi China kemungkinan akan menghasilkan limpahan positif, bahkan limpahan yang lebih besar bagi negara-negara dengan hubungan perdagangan yang lebih erat dan ketergantungan yang lebih kuat pada pariwisata China," tambah laporan itu.Menurut perkiraan IMF, ekonomi dunia akan tumbuh 2,8 persen pada 2023, 0,1 poin persentase lebih rendah dari perkiraan pada Januari."Kembalinya ekonomi dunia ke laju pertumbuhan ekonomi yang berlaku sebelum terjadinya berbagai guncangan pada 2022 dan gejolak sektor keuangan baru-baru ini menjadi semakin sukar dicapai," kata IMF.
Sebuah robot industri beroperasi di pusat analisis dan pengujian Konfoong Materials International Co., Ltd. di Ningbo, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 21 Maret 2023. (Xinhua/Weng Xinyang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Pelabuhan Patimban ekspor 600.000 mobil hingga 2025
Indonesia
•
21 Nov 2020

Sektor energi hidrogen China terus bergerak maju di tengah transformasi hijau
Indonesia
•
03 Nov 2022

Kisah – Semerbak aroma teh China warnai kegiatan sehari-hari warga Maroko
Indonesia
•
01 Dec 2022


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
