
Kisah – Semerbak aroma teh China warnai kegiatan sehari-hari warga Maroko

Seorang petani mengaduk dan menyangrai daun teh Longjing yang baru dipetik di Desa Meijiawu yang berada di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 23 Maret 2021. (Xinhua)
Ekspor teh China sekitar 369.000 ton pada 2021, atau setidaknya seperempat dari pasokan global, dengan Maroko menempati peringkat pertama di antara negara-negara importir.
Rabat, Maroko (Xinhua) – Alami Hassan, seorang staf resepsionis di sebuah hotel di Rabat, ibu kota Maroko, mengeluarkan satu set perlengkapan minum teh berlapis perak dari bawah meja.Setiap pagi, hal pertama dalam agendanya adalah membuat satu poci teh yang pekat, dan kembali mengisi teko tersebut dengan air sepanjang hari."Warga Maroko adalah pecinta berat minum teh," ujar Hassan kepada Xinhua, seraya menambahkan bahwa dirinya menyegarkan diri dengan menyeruput teh setelah menerima tamu.Hassan merupakan satu dari sekian banyak pecinta teh di negara Afrika Utara itu, yang memiliki rata-rata konsumsi teh per kapita per tahun mencapai lebih dari 4 kilogram.Sebagian besar teh yang dikonsumsi di negara itu berasal dari China. Pada 2021, ekspor teh China tercatat sekitar 369.000 ton, atau setidaknya seperempat dari pasokan global, dengan Maroko menempati peringkat pertama di antara negara-negara importir, menurut perusahaan statistik internet Statista.Di pasar swalayan dan toko setempat, banyak karton teh dibubuhi merek dalam bahasa Mandarin atau diberi label dalam bahasa setempat, yaitu bahasa Arab dan Prancis, untuk mengindikasikan produk-produk tersebut berasal dari China.Meskipun warga Maroko menyukai teh seperti halnya warga China, cara pembuatan teh mereka berbeda. Warga China lebih menyukai rasa teh asli, sedangkan setiap cangkir teh Maroko mengandung gula dan min.Pada Selasa (29/11), Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menambahkan "Teknik pengolahan teh tradisional dan praktik sosial terkait di China" ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Umat Manusia.Keputusan tersebut diumumkan dalam sesi ke-17 Komite Antarpemerintah UNESCO untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda yang diadakan di Rabat mulai 28 November hingga 3 Desember.Hassan merasa senang saat pencalonan itu disahkan di Maroko, negara konsumen teh utama China."Semua warga Maroko meminum teh China. Kami merasa sangat senang bahwa pembuatan teh tradisional China telah dipilih sebagai warisan budaya takbenda," ujarnya.
Seorang siswa sekolah dasar belajar menampilkan seni teh di Lishan, Distrik Fuyang yang berada di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 20 Mei 2022. (Xinhua/Xu Yu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perang dagang memanas, Kanada balas tarif AS senilai 353,3 triliun rupiah
Indonesia
•
23 Aug 2026

Presiden Prabowo, Presiden Boluarte tegaskan arah kemitraan strategis Indonesia–Peru
Indonesia
•
12 Aug 2025

Boeing catat kenaikan pendapatan 10 persen dibanding tahun lalu pada Q4 2023
Indonesia
•
01 Feb 2024

Legalitas PT Perorangan tingkatkan bisnis UMKM
Indonesia
•
26 Aug 2024


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
