60 miliar meter kubik air dari selatan dialihkan ke daerah utara yang kering di China

Foto dari udara yang diabadikan pada 25 Mei 2021 ini menunjukkan hub Xiheishan di rute tengah dari Proyek Pengalihan Air Selatan ke Utara China. (Xinhua/Liu Shiping)

Megaproyek pengalihan air China dari daerah selatan ke utara sejauh ini telah memberi manfaatk kepada lebih dari 150 juta warga.

 

Beijing, China (Xinhua) – Proyek Pengalihan Air Selatan ke Utara China hingga Ahad (5/2) telah mengalihkan lebih dari 60 miliar meter kubik air dari sungai-sungai besar di daerah selatan ke daerah utara yang rawan kekeringan, demikian tunjuk data resmi.

Jumlah ini lebih besar dari rata-rata aliran tahunan Sungai Kuning, sungai terpanjang kedua di negara itu, menurut China South-to-North Water Diversion Corporation Limited.

Lebih dari 150 juta warga merasakan manfaat langsung dari proyek besar tersebut.

Megaproyek Pengalihan Air Selatan ke Utara China memiliki tiga rute. Rute tengah, yang merupakan rute paling penting, dimulai dari Waduk Danjiangkou di Provinsi Hubei, China tengah, melintasi Henan dan Hebei sebelum mencapai Beijing dan Tianjin. Rute ini mulai memasok air pada Desember 2014.

Rute timur mulai beroperasi pada November 2013, mengalirkan air dari Provinsi Jiangsu di China timur ke berbagai wilayah termasuk Tianjin dan Shandong. Sementara itu, rute barat sedang dalam tahap perencanaan dan belum dibangun.

Proyek pengalihan air China
Foto dari udara yang diabadikan pada 22 Mei 2021 ini menunjukkan saluran air Shahe, proyek utama rute tengah Proyek Pengalihan Air Selatan ke Utara China. (Xinhua/Liu Shiping)

China akan mendorong pembangunan lanjutan dari proyek pengalihan air tersebut pada 2023 dan mempercepat pembangunan jaringan air nasional, kata Jiang Xuguang, chairman grup tersebut.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan