Indonesia butuh 4 juta ton beras untuk dukung program Makan Bergizi Gratis

Seorang petani memegang bulir padi setelah memanen padi di sawah di Desa Krueng Seupeng, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada 27 Mei 2024. (Xinhua/Fachrul Reza)
Program MBG menjadi prioritas utama pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya pelajar sekolah, di 38 provinsi di Indonesia.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Republik Indonesia (RI) pada Senin (3/3) mengatakan Indonesia membutuhkan setidaknya 4 juta ton beras untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan target penerima manfaat mencapai 82,9 juta orang.Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyatakan bahwa semakin banyak penerima manfaat yang diikutsertakan dalam program tersebut, semakin banyak pula bahan baku yang dibutuhkan untuk makanan yang didistribusikan kepada para pelajar di sekolah.
Para siswa menikmati hidangan makanan di Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 6 Januari 2025. Indonesia meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (6/1), inisiatif utama pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, untuk meningkatkan gizi masyarakat. Tahap awal program MBG dilakukan di 26 dari 38 provinsi, mengutamakan siswa sekolah sebagai kelompok pertama yang menerima bantuan tersebut. (Xinhua/Bram Selo)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Kemlu, Kemenparekraf dorong promosi pariwisata Bali bagi Pasar India
Indonesia
•
06 Jun 2023

Taiwan kutuk latihan militer China, dinilai rusak perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan
Indonesia
•
27 May 2024

Penerbangan kargo perdana Manado-Narita bawa tuna dan pala
Indonesia
•
25 Sep 2020

Wamenlu RI dorong kerjasama strategis Indonesia – Korsel
Indonesia
•
14 Mar 2024
Berita Terbaru

Senapan angin dinilai jadi biang kerok hilangnya satwa endemik Indonesia
Indonesia
•
02 Feb 2026

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026
