PM Hongaria tunjuk ‘grandmaster’ catur Judit Polgar jadi calon presiden, ini alasannya

Perdana Menteri Hongaria Peter Magyar berbicara dalam konferensi pers bersama usai penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi (KTT) yang digelar di Godollo, Hongaria, pada 23 Juni 2026. Para pemimpin negara-negara Visegrad Group (V4) pada Selasa (23/6) berkomitmen untuk memperkuat kerja sama regional dan meningkatkan koordinasi terkait urusan-urusan Uni Eropa (UE) dalam KTT yang diselenggarakan di Godollo, Hongaria. (Xinhua/David Balogh)

Budapest, Hongaria (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Hongaria Peter Magyar pada Ahad (19/7) menyampaikan bahwa dirinya akan bertemu dengan grandmaster catur Judit Polgar pada Senin (20/7) untuk memintanya menjabat sebagai presiden baru negara tersebut.

Dalam unggahannya di Facebook, Magyar menggambarkan Polgar sebagai sosok yang "identik dengan bakat dan kegigihan", seraya menambahkan bahwa negaranya membutuhkan "persatuan, perdamaian, dan seorang presiden yang dapat dibanggakan oleh setiap warga Hongaria".

Magyar mengatakan bahwa jabatan kepresidenan merupakan "bentuk pengabdian tertinggi", dan dia akan menganggapnya sebagai suatu kehormatan jika Polgar menerima pencalonan tersebut.

Polgar, yang lahir di Budapest pada 1976, merupakan seorang grandmaster catur asal Hongaria dan juara Olimpiade Catur sebanyak lima kali.

Presiden Hongaria Tamas Sulyok pada Sabtu (18/7) menandatangani amendemen konstitusi ke-17 negara tersebut, yang memicu akhir mandatnya sebagai kepala negara.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait