
PLTS terapung Cirata senilai 1,8 triliun rupiah akan produksi 250 GW per jam/tahun

Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara yang dibangun di Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat resmi dimulai pada Kamis (17/12/2020). (Kementerian ESDM)
Para pekerja memasang dan memeriksa panel-panel surya pada pembangkit listrik tenaga surya. Pemerintah Indonesia berkomitmen meningkatkan penambahan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) hingga 9.051 megawatt (MW) dalam lima tahun, dengan rincian 687 MW pada 2020, meningkat menjadi 1.001 MW (2021), 1.922 MW (2022), 1.778 MW (2023), dan 3.664 MW pada 2024. (Kementerian ESDM)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim arkeolog Mesir temukan mumi dengan lidah emas
Indonesia
•
26 Nov 2022

Indonesia siapkan langkah stabilisasi pasar hadapi tarif timbal balik AS
Indonesia
•
07 Apr 2025

Menko Perdagangan RI sebut ekspor Indonesia tidak terlalu bergantung pada pasar AS
Indonesia
•
10 Apr 2025

COVID-19 – 3.249 WNI di luar negeri positif
Indonesia
•
19 Feb 2021


Berita Terbaru

Pemerintah tetapkan 18 hari libur nasional, 8 hari cuti bersama 2027
Indonesia
•
15 Sep 2026

Kemnaker, BAZNAS perluas akses kerja inklusif bagi mustahik, penyandang disabilitas
Indonesia
•
15 Sep 2026

Pendaftaran beasiswa zakat Indonesia diperpanjang hingga 21 September
Indonesia
•
15 Sep 2026

Prof. Syafi’I Antonio: Zikir dalam Islam bukan sekadar ucapan, tetapi kesadaran dan perilaku
Indonesia
•
14 Sep 2026
