
Ukraina sebut PLTA Kakhovka hancur total tanpa bisa diperbaiki

Foto yang diabadikan pada 29 Maret 2023 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina selatan. (Xinhua/Victor)
PLTA Kakhovka di Ukraina selatan hancur total dan tidak dapat diperbaiki kembali, mengancam 16.000 orang berada di zona kritis di tepi kanan Sungai Dnieper di wilayah Kherson.
Kiev, Ukraina (Xinhua) – Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Kakhovka di Ukraina selatan hancur total dan tidak dapat diperbaiki kembali, demikian disampaikan Ukrhydroenergo, perusahaan pembangkit listrik tenaga air yang dikelola negara, pada Selasa (6/6).Pasukan Rusia meledakkan ruang mesin PLTA itu pada Selasa dini hari, menyebabkan penurunan tak terkendali pada permukaan air di bendungan Kakhovka, kata Ukrhydroenergo dalam pernyataannya.Perdana Menteri (PM) Ukraina Denys Shmyhal mengatakan via Telegram bahwa kehancuran bendungan tersebut di PLTA Kakhovka dapat menyebabkan banjir di 80 area permukiman di sekitarnya.Kepala administrasi militer regional Kherson Oleksandr Prokudin mengatakan bahwa sekitar 16.000 orang berada di zona kritis di tepi kanan Sungai Dnieper di wilayah Kherson.Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menerima sejumlah laporan dari Kementerian Pertahanan dan pihak otoritas lainnya mengenai situasi terkait PLTA Kakhovka, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, pada Selasa.Rusia dengan tegas menyangkal tuduhan bahwa pihaknya menghancurkan fasilitas tersebut dan insiden itu adalah "sabotase yang disengaja oleh pihak Ukraina," katanya dalam konferensi pers harian.Kehancuran PLTA tersebut dapat menyebabkan konsekuensi serius bagi puluhan ribu penduduk setempat dan merusak lingkungan, tegasnya, seraya menambahkan bahwa saat ini tidak ada ancaman terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia seperti yang dikatakan beberapa ahli.Menurut Peskov, salah satu alasan bagi Ukraina untuk menghancurkan PLTA itu adalah untuk melenyapkan pasokan air ke Krimea.Oleksiy Danilov, Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, pada Selasa mengatakan bahwa negaranya tidak terlibat dalam insiden di PLTA tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tokoh Muslim dunia serukan toleransi agama saat pembukaan Islamic Center di Prancis
Indonesia
•
27 Sep 2019

PM Singapura: ASEAN harus terus boikot junta Myanmar
Indonesia
•
15 Jan 2022

Iran klaim hancurkan radar THAAD di UEA
Indonesia
•
02 Mar 2026

Taiwan gabung blok perdagangan saingan, tandingi RCEP
Indonesia
•
17 Nov 2020


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
