
SpaceX berencana luncurkan uji terbang keempat Starship pada Juni 2024

Foto yang dirilis oleh SpaceX ini menunjukkan perusahaan tersebut menyelesaikan latihan untuk uji terbang keempat roket Starship di Starbase di Texas, Amerika Serikat, pada 20 Mei 2024. (Sumber: SpaceX)
Pesawat luar angkasa Starship dan roket Super Heavy SpaceX, yang secara kolektif disebut sebagai Starship, mewakili sistem transportasi yang sepenuhnya dapat digunakan kembali dan dirancang untuk membawa awak dan kargo ke orbit Bumi, Bulan, Mars, dan sebagainya.
Los Angeles, AS (Xinhua) – SpaceX berencana melakukan uji terbang keempat untuk roket Starship raksasanya paling cepat pada 5 Juni, namun masih menunggu persetujuan berkaitan, menurut perusahaan tersebut.SpaceX melakukan uji terbang ketiga Starship pada Maret, tetapi perusahaan tersebut kehilangan komunikasi dengan Starship sebelum wahana itu mencapai lokasi pendaratan yang direncanakan di Samudra Hindia.SpaceX mengatakan uji terbang ketiga itu menjadi langkah besar menuju masa depan roket yang andal dan dapat digunakan kembali (reusable) dengan cepat. Uji terbang ini menandai beberapa pengalaman pertama yang membanggakan, termasuk masuknya kembali Starship dari luar angkasa (reentry) untuk kali pertama, pembukaan dan penutupan pintu muatan Starship di luar angkasa untuk kali pertama, dan demonstrasi transfer propelan yang sukses.Uji terbang keempat ini akan fokus untuk mencapai orbit hingga mendemonstrasikan kemampuan untuk membawa pulang dan menggunakan kembali Starship dan Super Heavy, kata SpaceX. Tujuan utamanya adalah melakukan manuver landing burn dan soft splashdown di Teluk Meksiko dengan pendorong Super Heavy, dan membawa masuk Starship secara terkendali.Uji terbang keempat ini akan melewati lintasan yang sama seperti uji terbang sebelumnya, dengan Starship ditargetkan melakukan pendaratan di Samudra Hindia.Pesawat luar angkasa Starship dan roket Super Heavy SpaceX, yang secara kolektif disebut sebagai Starship, mewakili sistem transportasi yang sepenuhnya dapat digunakan kembali dan dirancang untuk membawa awak dan kargo ke orbit Bumi, Bulan, Mars, dan sebagainya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan sebut pencairan gletser di Gunung Qomolangma relatif lambat
Indonesia
•
06 Jun 2023

Ilmuwan China gunakan model bahasa protein AI untuk ungkap misteri evolusi kehidupan
Indonesia
•
09 Oct 2025

COVID-19 – Rusia siap luncurkan uji klinis vaksin semprot hidung
Indonesia
•
24 Aug 2021

Ilmuwan warga di Australia diminta bantu lacak virus kelinci
Indonesia
•
24 Feb 2024


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
