
Studi sebut perubahan iklim akan lemahkan energi angin Timur Tengah

Foto dokumentasi menunjukkan siluet turbin angin berlatarkan pemandangan matahari terbenam di Hurghada, Mesir, pada 4 Agustus 2023. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Perubahan iklim diproyeksikan akan mengubah potensi energi angin di seluruh Timur Tengah, dengan angin yang berembus pada ketinggian turbin melemah meskipun angin di permukaan tanah lebih kuat.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perubahan iklim diproyeksikan akan mengubah potensi energi angin di seluruh Timur Tengah, dengan angin yang berembus pada ketinggian turbin melemah meskipun angin di permukaan tanah lebih kuat, demikian menurut sebuah studi Israel-Jerman baru-baru ini.Studi yang dipublikasikan pada Jumat (23/5) di jurnal Climatic Change ini memperkirakan embusan angin di permukaan area pantai dapat menguat hingga 0,7 meter per detik pada 2070, yang berpotensi mengurangi panas ekstrem.Namun, angin pada ketinggian 150 meter di atas tanah, yang sangat penting bagi turbin untuk menghasilkan energi, dapat melambat hingga 1,0 meter per detik karena perubahan sistem cuaca regional, mengurangi produksi energi hingga 7 gigajoule dalam waktu enam jam serta berdampak pada rencana dan investasi energi terbarukan, tunjuk studi tersebut.Sebagai informasi, 1 gigajoule setara dengan 277,8 kilowatt jam (kWh).Menyoroti kapasitas energi angin yang berbeda-beda di berbagai wilayah di Timur Tengah, studi ini menekankan perlunya menganalisis pola angin di berbagai ketinggian untuk menghindari perkiraan energi yang salah.Studi ini mendesak para pembuat kebijakan untuk memasukkan perubahan angin di masa depan dalam strategi energi mereka, terutama dengan memprioritaskan proyek-proyek solid yang mampu beradaptasi di daerah berpotensi tinggi seperti pantai Laut Merah.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia buka fasilitas untuk lindungi 13 juta spesimen keanekaragaman hayati
Indonesia
•
19 Aug 2025

China hasilkan lebih dari 32 zetabita data pada 2023
Indonesia
•
04 Apr 2024

Bank benih satwa liar terbesar di Asia lestarikan lebih dari 11.000 spesies tanaman
Indonesia
•
07 Jun 2024

Sistem ‘Haijing’ China hadir di Indonesia dengan teknologi baru dan catatkan terobosan internasional
Indonesia
•
28 May 2025


Berita Terbaru

Gara-gara internet tak diputus, AI Anthropic 'menyusup' ke sistem tiga organisasi nyata saat uji keamanan siber
Indonesia
•
31 Jul 2026

ITB gandeng perusahaan China kembangkan robotika medis, bedah jarak jauh jadi fokus riset
Indonesia
•
31 Jul 2026

Mengapa banyak fosil ditemukan di gua? Ternyata berawal dari kebiasaan unik landak
Indonesia
•
31 Jul 2026

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026
