
Museum pterosaurus pertama di dunia dibuka di China, pamerkan fosil berusia 130 juta tahun

Ilustrasi menunjukkan spesies dinosaurus baru yang ditemukan di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua)
Urumqi, Daerah Otonom Uighur Xinjiang (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah museum ilmu pengetahuan yang berfokus pada pterosaurus, reptil bersayap yang berkerabat dekat dengan dinosaurus, resmi dibuka pada Ahad (13/9) di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut.
Sebagai museum pertama di dunia yang mengusung konsep tersebut, museum ini terletak di sebuah geopark nasional di Hami, Xinjiang, yang dikenal sebagai lokasi dengan banyak temuan fosil pterosaurus.
Memiliki luas pameran sekitar 4.600 meter persegi, Museum Pterosaurus Hami terdiri dari enam aula berbentuk oval yang ditata secara berselang-seling. Jika dilihat dari atas, museum ini menyerupai sekumpulan telur pterosaurus di hamparan gurun.
Fosil-fosil yang dipamerkan mencakup spesimen yang ditemukan selama lebih dari dua dekade ekskavasi penyelamatan oleh para peneliti dari Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).
Turut dipamerkan pula fosil telur dan embrio pterosaurus yang diawetkan dalam bentuk 3D pertama di dunia, serta spesimen pterosaurus berukuran besar yang untuk pertama kalinya ditampilkan ke publik.
Ini merupakan pertama kalinya seluruh spesimen tersebut dipamerkan secara bersamaan. Koleksi yang dipamerkan menyajikan gambaran menyeluruh mengenai kehidupan dan evolusi pterosaurus pada Periode Kapur, sekitar 130 juta tahun lalu, ungkap pihak museum.
Xu Xing, kepala institut CAS tersebut, mengatakan museum ini tidak hanya menyoroti peran terdepan China dalam penelitian pterosaurus global, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan lebih dekat proses penemuan ilmiah dan mengapresiasi keajaiban kehidupan purba.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Qualcomm luncurkan platform canggih untuk percepat inovasi AI
Indonesia
•
25 Oct 2024

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Ilmuwan ungkap mekanisme penciuman serangga untuk bantu kembangkan pestisida ramah lingkungan
Indonesia
•
17 Jun 2024

Feature – China luncurkan robot "ahli kimia" yang siap memacu transformasi laboratorium sains
Indonesia
•
08 Nov 2024


Berita Terbaru

Perempuan lebih rentan mengalami demensia? Kasus baru capai 24,7 juta pada 2050
Indonesia
•
13 Oct 2026

Model AI tingkatkan akurasi prediksi banjir hingga 12 pekan sebelumnya
Indonesia
•
13 Oct 2026

Hampir 1 miliar orang diproyeksikan menderita osteoartritis pada 2050
Indonesia
•
13 Oct 2026

Ekspedisi Kawah Purba Pangrango ungkap kekayaan hayati dan geologi di ketinggian lebih 2.000 meter
Indonesia
•
11 Oct 2026
