
Netanyahu umumkan perjanjian gencatan senjata 1974 gugur usai jatuhnya pemerintahan al-Assad

Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 6 Desember 2024 ini memperlihatkan tentara Israel berjaga di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. IDF pada Jumat (6/12) memperkuat kehadirannya di Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi Israel saat pasukan pemberontak di Suriah bergerak ke arah selatan. (Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)
Perjanjian Gencatan Senjata tahun 1974 yang diawasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menetapkan zona penyangga demiliterisasi antara Israel dan Suriah, gugur atau tidak berlaku lagi.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Ahad (8/12) mengumumkan bahwa Perjanjian Gencatan Senjata tahun 1974 yang diawasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menetapkan zona penyangga demiliterisasi antara Israel dan Suriah, gugur atau tidak berlaku lagi.Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat berkunjung ke Gunung Bental di Dataran Tinggi Golan yang dianeksasi Israel, sebuah area pemantauan yang menghadap ke perbatasan Suriah. Dalam kesempatan itu, dia didampingi Israel Katz, menteri pertahanan Israel.Sang PM menambahkan bahwa jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad telah "memicu reaksi berantai di seluruh Timur Tengah."Netanyahu menyebut jatuhnya pemerintahan Suriah membuka "peluang-peluang baru yang sangat signifikan bagi Israel," sembari memperingatkan risiko yang ditimbulkan oleh situasi tersebut.Dia mengungkapkan dirinya telah memerintahkan pasukan Israel untuk memasuki zona penyangga dan mengambil posisi untuk mencegah entitas-entitas yang bermusuhan menguasai daerah tersebut. "Kami tidak akan membiarkan kekuatan musuh apa pun membangun diri di perbatasan kami," katanya, dalam sebuah pesan yang tampaknya ditujukan kepada Hayat Tahrir al-Sham, kelompok yang memimpin serangan pemberontak di Suriah.
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 6 Desember 2024 ini menunjukkan pasukan Israel yang ditempatkan di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. (Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 6 Desember 2024 ini menunjukkan pasukan Israel yang ditempatkan di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. (Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 6 Desember 2024 ini menunjukkan pasukan Israel yang ditempatkan di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. (Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS desak Rusia dikeluarkan dari G20, boikot beberapa pertemuan
Indonesia
•
07 Apr 2022

Menlu Oman: Putaran keenam perundingan nuklir AS-Iran "tidak akan dilaksanakan"
Indonesia
•
16 Jun 2025

Blok Amerika Latin dukung Kuba lindungi kedaulatannya
Indonesia
•
14 Jan 2026

Tekanan terhadap presiden Korsel meningkat di tengah penggeledahan kantornya
Indonesia
•
11 Dec 2024


Berita Terbaru

Sekitar 8 juta orang di seluruh dunia ikuti unjuk rasa menentang perang AS-Israel terhadap Iran
Indonesia
•
30 Mar 2026

Trump akan minta bantuan negara-negara Arab untuk biayai perang melawan Iran
Indonesia
•
31 Mar 2026

AS kerahkan 3.500 marinir ke Timur Tengah di tengah perang melawan Iran
Indonesia
•
30 Mar 2026

Ketegangan regional meningkat, Houthi isyaratkan kesiapan untuk lancarkan aksi militer lanjutan
Indonesia
•
30 Mar 2026
