Arab Saudi tetapkan atase militer Iran dan 4 diplomat lainnya sebagai 'persona non grata'

Foto yang diabadikan pada 18 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah ledakan di Riyadh, Arab Saudi. (Xinhua)

Atase militer kedutaan besar Iran dan empat staf kedutaan besar lainnya di Arab Saudi ditetapkan sebagai persona non grata, dan harus meninggalkan negara itu dalam waktu 24 jam.

Riyadh, Arab Saudi (Xinhua/Indonesia Window) - Arab Saudi menyatakan atase militer kedutaan besar Iran dan empat staf kedutaan besar lainnya sebagai persona non grata, dan meminta mereka untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 24 jam, demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (21/3).

Keputusan tersebut dipicu oleh serangan Iran terhadap berbagai negara, termasuk Arab Saudi, menurut pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa negara tersebut tidak akan ragu untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga kedaulatannya, melindungi keamanannya, serta melindungi wilayah, ruang udara, warga negara, penduduk, kemampuan, dan kepentingannya, sesuai dengan Piagam PBB.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menyusul serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, yang dibalas Iran dan sekutu regionalnya dengan serangan terhadap kepentingan Israel dan AS di seluruh Timur Tengah.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait