
Studi: Perubahan iklim akan jadikan Dataran Tinggi Qinghai-Xizang utara lebih hangat dan basah

Foto dari udara yang diabadikan pada 18 Juni 2023 ini menunjukkan pemandangan area Sanjiangyuan di Prefektur Otonom Etnis Tibet Yushu, Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Zhang Long)
Periode hangat pertengahan Holosen sebagian besar dipengaruhi oleh monsun musim panas Asia Timur yang dikendalikan orbit, dan kawasan Dataran Tinggi Qinghai-Xizang mengalami iklim hangat dan lembap.
Lanzhou, China (Xinhua) – Para peneliti China memperkirakan bahwa pemanasan global akan membuat area margin utara Dataran Tinggi Qinghai-Xizang menjadi lebih hangat dan basah.Dataran Tinggi Qinghai-Xizang bagian utara merupakan zona sensitif iklim yang dipengaruhi oleh angin monsun dan angin barat. Oleh karena itu, kawasan tersebut dianggap berkontribusi terhadap perubahan iklim global.Para peneliti dari Fakultas Ilmu Bumi dan Lingkungan Universitas Lanzhou membandingkan perubahan basah-kering di kawasan tersebut selama periode hangat pertengahan Holosen, anomali iklim pada abad pertengahan, periode hangat saat ini, dan periode hangat di masa depan dari perspektif paleoklimatologi.Mereka menemukan bahwa periode hangat pertengahan Holosen sebagian besar dipengaruhi oleh monsun musim panas Asia Timur yang dikendalikan orbit, dan kawasan itu mengalami iklim hangat dan lembap, menurut artikel penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Science China: Earth Sciences.Lebih lanjut, pemanasan yang terus berlanjut akan menyebabkan perluasan sabuk barat dan iklim yang menjadi lembap secara bertahap, ungkap artikel tersebut.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone ini menunjukkan pemandangan Gunung Gangshika di Wilayah Otonom Etnis Hui Menyuan, Provinsi Qinghai, China barat laut, pada 23 Januari 2024. (Xinhua/Zhang Long)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan ungkap penemuan ilmiah di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
21 Nov 2025

Badan energi atom China kecam langkah Jepang buang air terkontaminasi nuklir ke laut
Indonesia
•
27 Aug 2023

Tim ilmuwan China ciptakan terobosan dalam baterai ‘solid-state’ yang lebih tahan lama dan aman
Indonesia
•
28 Oct 2025

China akan genjot pengembangan akuakultur laut dalam dan laut jauh
Indonesia
•
13 Jun 2023


Berita Terbaru

Luas es laut musim dingin Arktik makin mengecil
Indonesia
•
27 Mar 2026

Studi sebut panel surya pada dinding bangunan bisa pasok listrik kota dan pangkas emisi
Indonesia
•
28 Mar 2026

Brasil kenalkan jet tempur supersonik F-39E Gripen pertama yang diproduksi di dalam negeri
Indonesia
•
27 Mar 2026

Tim peneliti China kembangkan fotovoltaik film tipis berefisiensi tinggi untuk energi luar angkasa
Indonesia
•
27 Mar 2026
