Banner

Beijing rampungkan perdagangan karbon berbasis hidrogen pertama pada September 2023

Para pengunjung mempelajari sebuah instalasi bertenaga baterai bahan bakar hidrogen dalam Kongres Kendaraan Energi Baru Dunia (World New Energy Vehicle Congress) 2022 di Beijing, ibu kota China, pada 26 Agustus 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)

Perdagangan karbon berbasis hidrogen di Beijing dilakukan dengan pengoperasian kendaraan bertenaga sel bahan bakar hidrogen yang diperkirakan mampu memangkas sekitar 24.000 ton emisi karbon setiap tahun di ibu kota China tersebut.

 

Beijing, China (Xinhua) – Sebagai sebuah proyek berbasis hidrogen yang dapat mengambil bagian dalam perdagangan pasar karbon, proyek pengurangan emisi karbon kendaraan sel bahan bakar hidrogen Beijing diluncurkan di Distrik Daxing, Beijing, pada Kamis (3/8).

Banner

Proyek tersebut diperkirakan mampu memangkas sekitar 24.000 ton emisi karbon setiap tahun dan diperkirakan akan merampungkan perdagangan karbon berbasis hidrogen pertama di kota itu pada September mendatang.

Zhonghe Xinxing (Beijing) energy technology research institute Co., Ltd. mengembangkan proyek tersebut dengan menggandeng 16 perusahaan hidrogen, dan proyek tersebut akan menyelesaikan penghitungan dan perdagangan karbonnya melalui mekanisme operasi inklusif karbon.

Yu Jianhua, wakil direktur Biro Ekologi dan Lingkungan Kota Beijing (Beijing Municipal Bureau of Ecology and Environment), mengatakan sektor transportasi merupakan sumber emisi karbon yang penting.

Banner

Kendaraan bertenaga sel bahan bakar hidrogen dapat menggantikan kendaraan angkutan berat konvensional berbahan bakar diesel, sehingga memberikan solusi baru untuk efisiensi energi dan pengurangan karbon, dikatakan pejabat tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Beijing berupaya mempromosikan dan mendukung pengembangan industri kendaraan hidrogen dan sel bahan bakar, dengan skala promosi kendaraan sel bahan bakar melebihi 1.800. Skenario penerapan dari sebagian besar kendaraan ini termasuk logistik rantai dingin, transportasi komuter dan penumpang di sektor pariwisata kota itu.

Laporan: Redaksi

Banner

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan