Tim ilmuwan China kembangkan pengobatan baru untuk cedera tendon-tulang

Gambar diagram yang disediakan oleh Institut Keramik Shanghai (Shanghai Institute of Ceramics/SIC) Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) ini menunjukkan cara perancah multiseluler imunomodulator yang berbasis nanopartikel mangan silikat (manganese silicate/MS) digunakan untuk regenerasi tendon-ke-tulang yang terpadu. (Xinhua)
Perancah multiseluler berbasis biokeramik anorganik dapat digunakan untuk mengobati cedera tendon-ke-tulang (tendon-to-bone injury).
Shanghai, China (Xinhua) – Sebuah tim peneliti China baru-baru ini mengembangkan perancah (scaffold) multiseluler berbasis biokeramik anorganik untuk mengobati cedera tendon-ke-tulang (tendon-to-bone injury).Keterbatasan aktivitas motorik akibat hilangnya struktur alami merupakan penyebab utama penurunan kualitas hidup pada pasien penderita cedera tendon-ke-tulang.Guna mengatasi masalah ini, tim peneliti yang dipimpin oleh Institut Keramik Shanghai (Shanghai Institute of Ceramics/SIC) Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) itu menggabungkan nanopartikel mangan silikat (manganese silicate/MS) dengan sel yang berhubungan dengan tendon/tulang untuk membangun perancah multiseluler imunomodulator yang dapat membantu proses regenerasi tendon-ke-tulang yang terpadu.Perancah ini tidak hanya menunjukkan aktivitas biologis yang beragam secara in vitro, tetapi juga mencapai regulasi kekebalan tubuh, regenerasi integrasi multijaringan, dan pemulihan fungsi motor pada berbagai model cedera manset rotator bahu (rotator cuff) pada hewan.Penelitian ini memberikan konsep baru untuk mencapai imunomodulasi dan regenerasi terpadu pada jaringan tendon-tulang dan antarmuka jaringan lainnya, kata Wu Chengtie dari SIC, yang memimpin penelitian ini.Penelitian tersebut baru-baru ini diterbitkan di jurnal Science Advances.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Platform kecerdasan buatan ChatGPT hampir lulus Ujian Perizinan Medis AS
Indonesia
•
12 Feb 2023

Indonesia kaya hiperakumulator untuk bersihkan lingkungan
Indonesia
•
20 May 2020

LIPI: Padang lamun Indonesia dalam kondisi kurang sehat
Indonesia
•
02 Jul 2020

Tim peneliti China mulai ekspedisi Arktika 2024 di Stasiun Sungai Kuning
Indonesia
•
03 May 2024
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
