
Morula Indonesia dan jaringan rumah sakit reproduksi asal China jalin kerja sama strategis

Perwakilan Jinxin Fertility Group Limited (JXR) dan PT Morula Indonesia (Morula) berfoto bersama setelah penandatanganan kerja sama akuisisi saham di Jakarta pada 1 April 2024. (Xinhua/Morula)
Penyedia layanan kesehatan reproduksi lokal, PT Morula Indonesia (Morula), dan perusahaan penyedia layanan kesehatan khusus reproduksi serta wanita dan anak asal China, Jinxin Fertility Group Limited (JXR), menandatangani kerja sama untuk perjanjian pemesanan dan pembelian saham investasi.
Jakarta (Xinhua) – Penyedia layanan kesehatan reproduksi lokal, PT Morula Indonesia (Morula), dan perusahaan penyedia layanan kesehatan khusus reproduksi serta wanita dan anak asal China, Jinxin Fertility Group Limited (JXR), menandatangani kerja sama untuk perjanjian pemesanan dan pembelian saham investasi di Jakarta pada Senin (1/4). JXR akan menjadi pemegang saham signifikan di Morula."Sebagai bagian dari kerja sama strategis ini, JXR dan Morula bermaksud memanfaatkan keahlian dan kekuatan mereka di bidang layanan reproduksi berbantu (assisted reproductive service/ARS) untuk bersama-sama memanfaatkan potensi besar yang belum termanfaatkan di pasar fertilisasi in vitro (in vitro fertilization/IVF) atau bayi tabung di Indonesia dan Asia Tenggara," demikian dikutip dari keterangan resmi yang dirilis Morula.Morula merupakan perusahaan layanan kesehatan khusus ARS yang saat ini memiliki 10 fasilitas ARS di Indonesia, juga merupakan anak usaha yang khusus bergerak di bidang bayi tabung dari PT Bundamedik Tbk (Bundamedik). Sementara, JXR adalah grup layanan kesehatan khusus ARS serta wanita dan anak asal China. Perusahaan ini memiliki beberapa rumah sakit di China dan 10 klinik reproduksi di Amerika Serikat, dan juga satu klinik reproduksi di Laos.Melalui kerja sama ini, JXR dan Morula akan berkolaborasi untuk memimpin pasar ARS di Asia Tenggara. Perwakilan dari JXR menyebut kemitraan ini bukan hanya memperluas pangsa pasar mereka, namun juga sebagai komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan ARS inovatif kepada lebih banyak orang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia butuh 1 triliun dolar AS untuk wujudkan emisi nol karbon
Indonesia
•
03 Dec 2023

Pemerintah resmikan proyek pengembangan Lapangan Merakes senilai 1,3 miliar dolar AS
Indonesia
•
08 Jun 2021

200 vial obat gangguan ginjal akut fomepizole tiba di Tanah Air
Indonesia
•
01 Nov 2022

Menaker harapkan pekerja Indonesia tak tertinggal AI
Indonesia
•
03 Apr 2026


Berita Terbaru

Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak
Indonesia
•
29 Jul 2026

Menaker: Dialog sosial jadi kunci penyelesaian isu ketenagakerjaan
Indonesia
•
29 Jul 2026

Indonesia–Korea Business Forum perkuat investasi energi hijau, teknologi strategis
Indonesia
•
29 Jul 2026

Bahaya! Batas aman planet global sudah terlampaui
Indonesia
•
29 Jul 2026
