
Penyakit mental jadi masalah umum di Afghanistan sebagai dampak perang

Seorang pasien yang menderita penyakit mental menggambar saat kegiatan rehabilitasi di Rumah Sakit Sehat-e-Rawani di Kabul, Afghanistan, pada 5 Oktober 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Penyakit mental akibat perang yang berkepanjangan kini menjadi masalah umum di Afghanistan, dengan banyak pasien yang mengunjungi rumah sakit sering kali bercerita tentang kesedihan karena kehilangan orang yang mereka kasihi selama perang.
Kabul, Afghanistan (Xinhua) – Sambil mengenakan pakaian rumah sakit, Mohammad Hussain, seorang pasien Afghanistan yang menderita penyakit mental akibat perang, berbisik bahwa dampak dari keikutsertaannya dalam perang tidak lebih hanyalah kesedihan dan depresi."Setiap saat ketika saya pergi ke tank (tempur), setiap saya menjalankan misi, saya merasa takut, dan merasa seolah-olah kami akan mati," kata Hussain kepada Xinhua.Bergabung dengan pasukan Amerika Serikat (AS) di Afghanistan sebagai penerjemah pada 2010 dan berhenti pada 2012, Hussain mengatakan di ranjang rumah sakitnya bahwa dia jatuh sakit dan tidak dapat melanjutkan tugasnya.
Seorang pasien yang menderita penyakit mental menggambar saat kegiatan rehabilitasi di Rumah Sakit Sehat-e-Rawani di Kabul, Afghanistan, pada 5 Oktober 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Para pasien yang menderita penyakit mental melakukan kegiatan rehabilitasi bersama anggota keluarga mereka di Rumah Sakit Sehat-e-Rawani di Kabul, Afghanistan, pada 5 Oktober 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Seorang pasien yang menderita penyakit mental menggambar saat kegiatan rehabilitasi di Rumah Sakit Sehat-e-Rawani di Kabul, Afghanistan, pada 5 Oktober 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Seorang pasien yang menderita penyakit mental memainkan permainan papan yang disebut carrom pool saat kegiatan rehabilitasi di Rumah Sakit Sehat-e-Rawani di Kabul, Afghanistan, pada 5 Oktober 2023. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kekeringan singkap kota berusia 3400 tahun di Sungai Tigris Irak
Indonesia
•
02 Jun 2022

Uganda mulai vaksinasi mpox, targetkan populasi berisiko tinggi
Indonesia
•
04 Feb 2025

Kehidupan dan produksi kembali normal di Xinjiang, China
Indonesia
•
13 Dec 2022

Lebih dari 32.700 migran tewas di Mediterania sejak 2014
Indonesia
•
04 Oct 2025


Berita Terbaru

Temu alumni program pelatihan China digelar di Jakarta, perkuat kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
13 Jun 2026

Ikon budaya pop asal China Labubu tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
•
13 Jun 2026

Main medsos 2 jam sehari bisa tingkatkan risiko depresi pada remaja, studi 10 tahun ungkap faktanya
Indonesia
•
13 Jun 2026

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai china punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026
