
Whoosh layani lebih dari 200.000 penumpang WNA sejak beroperasi

Sejumlah penumpang mengamati model rangkaian kereta 'electric multiple unit' (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di ruang tunggu Stasiun Halim di Jakarta pada 17 Juni 2024. (Xinhua/Xu Qin)
Penumpang warga negara asing (WNA) yang menikmati layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Whoosh, merupakan warga negara Malaysia yang berkontribusi lebih dari 40 persen, disusul oleh China, Singapura, Jepang, dan Australia secara berturut-turut.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Whoosh, sukses menarik perhatian masyarakat mancanegara dengan melayani lebih dari 200.000 penumpang warga negara asing (WNA) sejak mulai beroperasi secara komersial pada pertengahan Oktober tahun lalu.Para penumpang WNA tersebut berasal dari 154 negara Asia, Eropa, Amerika Utara, hingga Oseania. Mayoritas dari mereka merupakan warga negara Malaysia yang berkontribusi lebih dari 40 persen, disusul oleh China, Singapura, Jepang, dan Australia secara berturut-turut.General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Eva Chairunisa menyebut pencapaian itu merupakan bukti bahwa Whoosh telah menjadi simbol modernisasi transportasi yang diakui masyarakat internasional.Kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu juga telah menjadi magnet wisata tersendiri bagi masyarakat internasional, terlihat dari tingginya angka penumpang dari negara-negara Asia Tenggara dan Australia. Kehadiran Whoosh memiliki dampak yang lebih luas dalam konteks pemasaran secara global bagi pariwisata Indonesia.Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) sebelumnya juga mengatakan bahwa kereta cepat membantu mempromosikan pariwisata lokal, khususnya Jakarta dan Bandung. Asosiasi tersebut menerima banyak permintaan perjalanan wisata menggunakan Whoosh, terutama dari pelajar dan korporasi.Secara total, Whoosh telah melayani lebih dari 4 juta penumpang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

10 kemajuan hubungan Indonesia-Taiwan dari Kebijakan Baru Ke Arah Selatan
Indonesia
•
11 Oct 2019

Feature – Belajar bahasa Mandarin di masjid terbesar se-Asia Tenggara
Indonesia
•
24 Mar 2024

Presiden Prabowo jumpa ketua parlemen Turkiye di Ankara
Indonesia
•
11 Apr 2025

Fokus Berita – Universitas Paramadina, INDEF bahas pemikiran pemenang hadiah Nobel Amartya Sen
Indonesia
•
08 Nov 2023


Berita Terbaru

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kemnaker ajak serikat pekerja kawal implementasi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
•
26 Oct 2026

Menaker paparkan penguatan regulasi pelindungan pekerja di Forum Asia Pasifik
Indonesia
•
26 Oct 2026

Kemnaker buka pelatihan vokasi bagi 50 ribu pekerja terdampak PHK
Indonesia
•
22 Oct 2026
