
CNN: Makin banyak warga Asia-Amerika beli senjata, respons ketegangan rasial

Seorang pria memegang seikat bunga untuk mengenang para korban penembakan di Half Moon Bay di California, Amerika Serikat, pada 31 Januari 2023. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Penembakan massal Monterey Park dan Half Moon Bay di California memicu sejumlah besar warga Asia-Amerika untuk membeli atau mempertimbangkan untuk membeli senjata api guna melindungi diri.
New York City, AS (Xinhua) – Setelah insiden penembakan massal di Monterey Park dan Half Moon Bay di California, semakin banyak warga Asia-Amerika membeli atau mempertimbangkan untuk membeli senjata api guna melindungi diri, lapor CNN pada Senin (20/2)."Sejumlah aktivis keamanan senjata api mengatakan bahwa tren ini merupakan respons terhadap meningkatnya ketegangan rasial di seluruh negara tersebut yang diperparah oleh pandemi (COVID-19) dan epidemi aksi kekerasan dengan senjata api di seluruh Amerika Serikat (AS)," kata laporan itu.Pembeli Asia-Amerika memiliki persentase rendah dalam total penjualan senjata api secara keseluruhan di AS. Pada 2021, survei Pew Research Center menemukan bahwa 10 persen orang dewasa Asia melaporkan bahwa mereka memiliki senjata api secara pribadi, sementara 10 persen lainnya mengatakan mereka hidup bersama seorang pemilik senjata api dalam sebuah rumah tangga."Namun, selama pandemi, Survei Senjata Api Nasional 2021 menemukan bahwa banyak pemilik senjata api baru merupakan warga kulit berwarna, termasuk warga Asia-Amerika," papar laporan itu.Di saat semakin banyak warga Asia-Amerika membeli senjata api, mereka kini juga dihadapkan pada isu terkait cara mencegah kematian akibat senjata api di komunitas mereka, imbuh laporan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

KBRI London buka kelas daring Bahasa Indonesia untuk penutur asing
Indonesia
•
02 Nov 2020

Arab Saudi kirim 100 ton kurma sebagai hadiah ke Zambia
Indonesia
•
29 Aug 2020

3.000 tahun lalu Firaun rayakan ulang tahun
Indonesia
•
04 Jul 2020

Pekerja Indonesia di Taiwan yang digigit ular beracun jalani operasi kedua
Indonesia
•
16 Oct 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
