
Fasilitas percontohan cip fotonik Eropa diluncurkan di Belanda

Orang-orang yang mengendarai sepeda atau sepeda roda tiga terlihat di sebuah jalan di Den Haag, Belanda, pada 6 Januari 2026. (Xinhua/Shao Haijun)
Cip fotonik dapat memungkinkan diagnosis penyakit lebih awal, kendaraan otonomos yang lebih aman, produksi pangan yang lebih efisien, serta infrastruktur data yang lebih baik.
Den Haag, Belanda (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah fasilitas produksi percontohan Eropa untuk cip fotonik diluncurkan pada Senin (9/3) di Eindhoven, Belanda.
Kementerian Urusan Ekonomi dan Kebijakan Iklim Belanda menyatakan bahwa proyek tersebut didukung pendanaan sebesar 86 juta euro atau sekitar 100 juta dolar AS dari kementerian tersebut, sementara 66 juta euro disediakan melalui program inovasi semikonduktor Eropa Chips Joint Undertaking (Chips JU). Kementerian Pertahanan Belanda menyumbangkan tambahan dana sebesar 20 juta euro.
*1 euro = 19.626 rupiah
**1 dolar AS = 16.974 rupiah
Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara lembaga penelitian terapan Belanda TNO, Universitas Teknologi Eindhoven (Eindhoven University of Technology), serta sejumlah institusi dan perusahaan lainnya.
Sebuah siaran pers TNO menyatakan bahwa pabrik jalur percontohan tersebut akan berlokasi di High Tech Campus Eindhoven dan akan berfungsi sebagai lokasi utama pengujian serta fabrikasi bagi cip fotonik indium fosfida canggih yang diproduksi pada wafer berukuran 6 inci.
Fotonik merupakan teknologi yang menggunakan cahaya, alih-alih elektron, untuk mentransmisikan informasi, berfokus pada pendeteksian, produksi, transmisi, dan pemrosesan cahaya.
Komunikasi yang menggunakan cahaya dapat mentransmisikan lebih banyak data secara bersamaan dan dengan jarak yang lebih jauh, sehingga menawarkan kinerja yang lebih tinggi, biaya yang lebih rendah, serta efisiensi energi yang lebih besar pada perangkat dan mesin. Cip fotonik dapat memungkinkan diagnosis penyakit lebih awal, kendaraan otonomos yang lebih aman, produksi pangan yang lebih efisien, serta infrastruktur data yang lebih baik.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jejak ‘deinonychosaurus’ terbesar di dunia ditemukan di Fujian, China
Indonesia
•
08 May 2024

Rekor tertinggi konsentrasi gas rumah kaca, ketinggian laut global, dan kandungan panas laut tercatat pada 2022
Indonesia
•
07 Sep 2023

Kapal penumpang roro raksasa buatan China bertolak menuju Italia
Indonesia
•
20 Dec 2023

Ilmuwan China temukan ‘efek roket’ yang dorong pergerakan bongkahan batu di permukaan komet
Indonesia
•
20 Feb 2025


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
