Pendiri LSPR raih gelar doktor kehormatan dari Coventry University Inggris

Pendiri LSPR raih gelar doktor kehormatan dari Coventry University Inggris
Pendiri dan CEO dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR (London School of Public Relations) Prita Kemal Gani meraih gelar gelar doktor kehormatan (honoris causa) dari Coventry University Inggris. (LSPR)

Jakarta (Indonesia Window) – Pendiri dan CEO dari Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR (London School of Public Relations) Prita Kemal Gani meraih gelar gelar doktor kehormatan (honoris causa) dari Coventry University Inggris.

Gelar kehormatan tersebut diraih Prita untuk bidang public relations atau Honorary Doctor of Arts in contribution to Public Relations and Communication Education Across ASEAN.

Gelar kehormatan itu diberikan oleh Pro Chancellors Coventry University Nick Sale pada Senin (15/11) di gereja Cathedral Coventry yang dibangun pada abad ke-12, sekitar 1.000 tahun lalu.

Universitas yang berdiri pada 1843 dan kini beradad di peringkat ke-15 di Inggris (berdasarkan The Guardian University Guide 2020) itu menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada sejumlah tokoh yang dinilai telah berkontribusi sangat besar dalam dunia pendidikan.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Prita Kemal Gani yang menerima gelar doktor kehormatan dari Coventry University. Prita adalah tokoh yang memiliki pencapaian yang luar biasa di bidang public relations. Hal ini tentu saja dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa,” kata Wakil Rektor Coventry University, Prof. John Latham.

Prita dinilai berkontribusi besar pada dunia pendidikan bidang public relations (hubungan kemasyarakatan) dan komunikasi di kawasan ASEAN.

Sebagai pakar PR, Prita juga dinilai sangat inspiratif karena telah membantu para praktisi terus berkembang di industri PR dan komunikasi.

Prita mendirikan London School of Public Relations (LSPR) pada tahun 1992. Sejak saat itu, LSPR menjadi salah satu sekolah PR paling terkenal di Indonesia, dengan lebih dari 6.270 mahasiswa, dan lebih dari 31.098 lulusan hingga kini.

Selama karirnya, Prita telah memperoleh banyak penghargaan, antara lain Best Practices in the Public Relations and Communications Profession dan Outstanding Entrepreneur Award dari Asia Pacific Entrepreneur Awards.

Selain itu, Prita juga terlibat dalam masalah sosial dengan mendirikan London School of Autism Awareness Centre.

Dia juga tercatat sebagai anggota Dewan Penasihat Proyek Perubahan Iklim British Council.

“Saya sangat berterima kasih kepada Coventry University atas pengakuan mereka akan pekerjaan dan pencapaian saya. Saya akan menghargai penghargaan ini sebagai salah satu momen terbesar dalam hidup saya. Saya juga ingin berterima kasih kepada keluarga saya dan tim saya di LSPR yang selalu menjadi pendukung terbesar saya,” ucapnya.

Penganugerahan gelar kehormatan tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Inggris dan Irlandia, Desra Percaya.

Menurutnya, Indonesia dan Inggris sudah menjalin kemitraan selama lebih dari 70 tahun. Kemitraan ini dibangun berdasarkan nilai-nilai bersama, rasa saling percaya dan menghormati, serta kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk di bidang pendidikan.

Dubes Desra memuji kontribusi Prita untuk dunia pendidikan dengan menetapkan standar tinggi pada profesi kehumasan.

Di bawah kepemimpinan Prita, LSPR telah membantu generasi muda Indonesia mempersiapkan diri mereka menjadi pemimpin masa depan, dan siap memasuki komunitas global, sekaligus mempromosikan persahabatan Indonesia-Inggris yang lebih kuat.

“Saya percaya penganugerahan gelar bergengsi ini mencerminkan kerja keras yang telah dia dedikasikan di dunia pendidikan,” kata Dubes RI.

Sebelumnya, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti juga menerima gelar doktor kehormatan untuk bidang kesehatan dari Coventry University pada 2017. Kini dia menjabat sebagai Dirjen Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here