Inggris alami bulan Juni terpanas, perubahan iklim jadi salah satu pemicunya

Foto yang diabadikan pada 29 Juni 2023 ini menunjukkan salah satu seksi Sungai Thames yang dipenuhi tumbuhan duckweed yang mengapung di London, Inggris. (Xinhua/Li Ying)

Pemanasan atmosfer Bumi akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia sebagai latarnya telah meningkatkan kemungkinan tercapainya rekor suhu tertinggi.

 

London, Inggris (Xinhua) – Inggris mencatatkan bulan Juni terpanasnya sejak pencatatan dimulai pada 1884 dengan perubahan iklim sebagai faktor pemicu utama, demikian diungkapkan oleh Met Office, layanan meteorologi nasional negara itu, pada Senin (3/7).

Rata-rata suhu pada Juni tahun ini di Inggris mencapai 15,8 derajat Celsius, 0,9 derajat lebih tinggi dibandingkan rekor sebelumnya, yakni 14,9 derajat Celsius, yang tercatat pada tahun 1940 dan 1976.

Para ilmuwan Met Office menemukan bahwa peluang bagi bulan Juni di tahun-tahun lainnya untuk melampaui rekor sebelumnya telah meningkat dua kali lipat sejak 1940-an.

“Bersamaan dengan variabilitas alami, pemanasan atmosfer Bumi akibat perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia sebagai latarnya telah meningkatkan kemungkinan tercapainya rekor suhu tertinggi,” ujar Paul Davies, kepala ahli meteorologi sekaligus principal fellow bidang cuaca ekstrem dari Met Office.

“Pada 2050-an nanti, peluang untuk melampaui rekor sebelumnya, yaitu 14,9 derajat Celsius, dapat mencapai sekitar 50 persen, atau setiap dua tahun sekali,” ujar Davies, menambahkan bahwa setelah tahun 2050-an, kemungkinannya “sangat ditentukan” oleh emisi gas rumah kaca.

Pemanasan atmosfer Bumi
Foto yang diabadikan pada 29 Juni 2023 ini menunjukkan salah satu seksi Sungai Thames yang dipenuhi tumbuhan duckweed yang mengapung di London, Inggris. (Xinhua/Li Ying)

Menurut Met Office, Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara seluruhnya melaporkan “bulan Juni terpanas dalam sejarah masing-masing” tahun ini.

“Yang mencolok adalah suhu hangat yang terus-menerus terjadi hampir sepanjang bulan, dengan suhu yang secara umum mencapai pertengahan 20-an derajat Celsius di banyak daerah, dan terkadang bahkan hingga 30-an derajat Celsius,” ujar Mark McCarthy, ilmuwan iklim dari Met Office.

Suhu tertinggi yang tercatat bulan lalu adalah 32,2 derajat Celsius, tambahnya.

Inggris juga mencatatkan bulan Juni paling terik sejak 1957 sekaligus bulan Juni paling terik keempat dalam sejarahnya, sementara curah hujan sangat sedikit pada bulan itu.

Kelompok-kelompok lingkungan hidup memperingatkan bahwa cuaca panas yang memecahkan rekor pada Juni telah menyebabkan peningkatan kematian ikan.

Pemanasan atmosfer Bumi
Seekor burung coot mencari makan di salah satu seksi Sungai Thames yang dipenuhi tumbuhan duckweed yang mengapung di London, Inggris, pada 29 Juni 2023. (Xinhua/Li Ying)

Sebelumnya pada tahun ini, Met Office mengonfirmasi bahwa 2022 merupakan tahun terpanas dalam sejarah Inggris, dengan rata-rata suhu tahunan melampaui 10 derajat Celsius untuk pertama kalinya.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan