
Patung penjaga pintu berusia ratusan tahun dipamerkan di museum Kamboja

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan patung penjaga pintu berusia ratusan tahun yang berukuran lebih besar dari manusia normal dipajang di sebuah museum di Provinsi Siem Reap, Kamboja. (Xinhua/ANA)
Patung penjaga pintu yang mungkin dibuat pada akhir abad ke-12 dan awal abad ke-13 setinggi 1,82 meter ditemukan pada saat penggalian pada 2017 di Kuil Tonle Snguot, sebuah rumah sakit Angkor kuno di sebelah utara bekas kota Angkor Thom di kompleks Taman Arkeologi Angkor.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Sebuah patung penjaga pintu berusia ratusan tahun yang telah diperbaiki dipajang untuk umum di Museum Preah Norodom Sihanouk-Angkor di Provinsi Siem Reap, Kamboja barat laut, dikatakan Otoritas Nasional Apsara (Apsara National Authority/ANA) dalam sebuah rilis berita pada Senin (13/3).Patung penjaga pintu berbahan batu pasir ini memiliki tinggi 1,82 meter, lebar 0,78 meter, dan tebal 0,5 meter, kata ANA, yang merupakan lembaga pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengelola, menjaga, dan melestarikan Taman Arkeologi Angkor yang terkenal itu.Kun Pally, ketua tim pameran dan pemandu di Museum Preah Norodom Sihanouk-Angkor, mengatakan patung yang berukuran lebih besar dari manusia normal itu pecah menjadi enam bagian berbeda, seperti kepala, badan, lengan, kaki, dan anting-anting.Dia menambahkan, wajah patung itu juga ikut terkikis, hampir tidak tersisa bentuk bibir, hidung, dan matanya."Setelah tim mempelajari sejarah patung, dekorasi, dan ukuran kerusakan, baik bagian dalam maupun luar, para ahli menggunakan teknik perbaikan sesuai tahapan masing-masing dan menyambung kembali bagian-bagian tersebut ke bentuk aslinya," katanya.Selain itu, tim juga membuat alas batu pasir baru untuk patung penjaga pintu Kamboja tersebut agar tetap stabil dan aman, imbuhnya.
Foto dokumentasi tak bertanggal ini menunjukkan Gerbang Takav di Kuil Angkor Thom di Provinsi Siem Reap, Kamboja. Pekerjaan restorasi di Gerbang Takav di bagian barat Kuil Angkor Thom di Taman Arkeologi Angkor yang terkenal di Provinsi Siem Reap, Kamboja barat laut, telah selesai 100 persen, kata Otoritas Nasional Apsara (Apsara National Authority/ANA) dalam pernyataan pers pada Rabu (8/2/2023). (Xinhua/Otoritas Nasional Apsara)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Turki peringati 569 tahun penaklukan Istanbul
Indonesia
•
29 May 2022

COVID-19 – WHO sebut pandemik masih jadi kedaruratan kesehatan internasional
Indonesia
•
20 Oct 2022


Berita Terbaru

Gelombang panas picu gangguan kesehatan pada lebih dari 15 juta warga Inggris
Indonesia
•
09 Jul 2026

PBB bantah anggapan gen muda enggan menikah, masalah utamanya ternyata ekonomi
Indonesia
•
09 Jul 2026

Momen seru pelepasliaran 100 tukik di Pantai Goa Cemara, Yogyakarta
Indonesia
•
07 Jul 2026

Spanyol laporkan lebih dari 150 kematian terkait suhu tinggi sejak awal Juli 2026
Indonesia
•
07 Jul 2026
