
Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika

Foto menunjukkan 'Perjamuan Merak' khas etnis Dai yang disajikan di sebuah restoran di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 24 April 2026. (Xinhua/Chen Xinbo)
Kunming, China (Xinhua/Indonesia Window) – Baru-baru ini, blogger Tionghoa-Amerika Zhu Xirui, atau Sherry Zhu, tiba di Kunming, yang dikenal sebagai ‘Kota Musim Semi’, untuk merekam perjalanan budaya yang penuh warna bagi serial video TikTok-nya yang populer, ‘Becoming Chinese’ (Menjadi Warga China). Dengan gaya ringan dan humoris, serial tersebut menampilkan kehidupan sehari-hari modern di China. Sejak tayang pada akhir 2025, serial itu telah menarik perhatian banyak penonton dan membangkitkan minat terhadap budaya China.
Serial ‘Becoming Chinese’ awalnya dikenal melalui cara penyampaiannya yang jenaka tentang kebiasaan hidup ala China, mulai dari minum air hangat, memakai sandal di rumah, hingga berlatih taichi dan Baduanjin. Seiring isi kontennya semakin mendalam, serial tersebut berkembang menjadi sebuah penjelajahan budaya yang tulus. Dalam kunjungannya ke Kunming kali ini, Zhu bersama saudari-saudarinya membaur dengan kehidupan lokal, sambil terus memperlihatkan wajah China yang sesungguhnya dan dinamis kepada dunia.
Destinasi pertama mereka adalah Pasar Bunga Dounan, pasar perdagangan bunga potong terbesar di Asia. Di tengah lautan bunga dan keramaian pada akhir April, mereka memilih mahkota bunga, mencicipi teh bunga, serta mencari gantungan zodiak. Zhu memilih gantungan kuda kecil yang sesuai dengan shio-nya, lalu membagikannya dalam video dengan mengatakan, "Saya suka mengenakan mahkota bunga bersama para saudari saya." Pasar yang penuh kehidupan dan kreativitas itu menghadirkan banyak inspirasi bagi videonya.
Jamuan khas etnis Dai yang dikenal sebagai ‘Perjamuan Merak’ meninggalkan kesan mendalam. Zhu mengaku bahwa video tentang Yunnan di internetlah yang mendorongnya memulai perjalanan ini. "Saya harus datang untuk mencoba Perjamuan Merak, dan itu melampaui ekspektasi saya," katanya. Hidangan berwarna-warni dengan perpaduan rasa asam, pedas, gurih, dan renyah itu membuat dia merasakan langsung pesona unik kuliner Yunnan.
Pada sore hari, mereka berjalan santai menuju Jalan Huanggongdong di tepi Danau Cuihu. Kawasan itu terkenal dengan dinding kuning dan budaya kopinya, tempat tradisi dan modernitas berpadu. Mereka mencicipi minuman teh modern khas Yunnan, kopi lokal, dan kue bunga mawar yang klasik, sementara nuansa historis dan semangat muda di jalan itu menjadi latar sempurna untuk pengambilan gambar. "Saya benar-benar merasa jatuh cinta pada kota ini. Kota ini begitu romantis, tenang ... dan penuh puisi," ujar Zhu. Suasana santai namun hidup itulah yang menjadi jiwa dari Kunming, "Kota Musim Semi".
Selama perjalanan tersebut, Zhu juga mengunjungi koki asal Prancis bernama Vincent yang telah tinggal di Kunming selama lebih dari 10 tahun. Di restoran fusion miliknya, bahan-bahan lokal Yunnan dipadukan secara cermat ke dalam roti bergaya Eropa. Zhu berkata, "Anda membuat roti Barat yang juga memiliki cita rasa China." Kalimat itu sekaligus mencerminkan inti dari serialnya, yakni bagaimana budaya saling memengaruhi dan berpadu melalui interaksi.
"Sebagai seorang Tionghoa-Amerika, saya dulu mengira sudah sangat memahami budaya Tionghoa. Namun setelah datang ke Yunnan, saya baru menyadari masih begitu banyak hal menakjubkan yang belum saya ketahui," ujar Zhu. Baginya, perjalanan ke Kunming kali ini menjadi sebuah penemuan kembali terhadap akar budayanya. Melalui serial video ‘Becoming Chinese’, dia mengubah pengalaman sehari-hari yang tampak sederhana menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Timur dan Barat, sehingga semakin banyak orang dapat merasakan kehangatan dan vitalitas China melalui tayangan yang ringan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – PBB peringatkan potensi kenaikan suhu di atas ambang batas 1,5 derajat Celsius
Indonesia
•
07 Jun 2024

Sedikitnya 100 warga Palestina tewas akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir
Indonesia
•
08 Dec 2023

California tegaskan vaksin tidak berkaitan dengan autisme
Indonesia
•
28 Nov 2025

California akan kerahkan 120 petugas patroli jalan raya tambahan untuk redam kejahatan
Indonesia
•
08 Feb 2024


Berita Terbaru

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026

15.000 batang lemang dibakar serentak di Aceh Barat Daya, pecahkan rekor MURI
Indonesia
•
26 Apr 2026
