
UE, NATO, dan Ukraina akan genjot produksi dan pengadaan senjata

Foto yang diabadikan 3 Februari 2023 ini menunjukkan KTT Ukraina-Uni Eropa ke-24 yang diselenggarakan di Kiev, Ukraina. (Xinhua/Kantor kepresidenan Ukraina)
Pasokan senjata ke Ukraina akan semakin terjamin dengan koordinasi negara ini, Uni Eropa (UE), dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) yang sepakat mengenai perlunya menggenjot produksi senjata dan meningkatkan pengadaan senjata.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Ukraina, Uni Eropa (UE), dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) akan bersama-sama meluncurkan mekanisme untuk mengoordinasikan pasokan senjata ke Ukraina, demikian disampaikan beberapa pejabat di Brussel, Belgia, usai pertemuan pertama antara perwakilan tingkat tinggi dari ketiga pihak tersebut.Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, dia telah berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba dan Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri Josep Borrell mengenai perlunya menggenjot produksi senjata dan meningkatkan pengadaan senjata "guna memastikan bahwa Ukraina mendapatkan senjata yang dibutuhkan.""Kami sedang mencari cara untuk mempercepat pengiriman dari negara-negara anggota ke Ukraina," kata Borrell.
Foto yang disediakan oleh Kantor Kepresidenan Ukraina ini memperlihatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (tengah) sedang menunjukkan dokumen pendaftaran jalur cepat Ukraina untuk menjadi anggota NATO pada 30 September 2022. (Xinhua/Kantor Kepresidenan Ukraina)
Kendaraan militer melintas di sebuah jalan di dekat Mariupol pada 17 April 2022. (Xinhua/Victor)
Bendera nasional Rusia berkibar di Kremlin di Moskow, Rusia, pada 6 Januari 2023. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Pertemuan Putin dan utusan AS berakhir tanpa rencana kompromi untuk Ukraina
Indonesia
•
04 Dec 2025

Kepemimpinan CPC susun mekanisme penerapan prinsip kongres partai
Indonesia
•
26 Oct 2022

Taiwan lakukan upaya terbaik untuk keanggotaan Kemitraan Trans-Pasifik
Indonesia
•
17 Feb 2022

COVID-19 – Taiwan persingkat interval suntikan ‘booster’ jadi 12 pekan
Indonesia
•
07 Jan 2022


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Jumlah korban sipil di Iran dan Lebanon kian bertambah
Indonesia
•
27 Mar 2026

Analisis – Pengerahan pasukan darat AS ke Iran dapat rugikan Trump dari segi politik
Indonesia
•
27 Mar 2026
